SEMARANG, - Kepedulian terhadap mahasiswa Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat kembali hadir dari sudut kecil Kota Semarang, Jawa Tengah.Sebuah warung makan bernama Mi Aceh Arang di kawasan Tembalang membuka layanan makan gratis bagi mahasiswa yang terdampak bencana banjir besar di kampung halaman mereka.Baca juga: Gunungkidul Pasang Stiker Keluarga Miskin, Jika Dicabut Bansos DicoretPemilik warung, Tafsir, bukan orang baru dalam gerakan kemanusiaan.Ia adalah mantan Ketua Pelajar Aceh Semarang, yang pernah merasakan langsung pengalaman pahit saat musibah tsunami melanda Aceh pada 2004.“Ketika dengar kabar bencana, saya teringat masa-masa dulu. Saya langsung kontak anak-anak di asrama, saya bilang: datang ke warung, jadikan tempat ini posko kalian,” ujar Tafsir, Kamis .Sejak akhir November 2025, saat banjir menerjang Aceh dan Sumatera, Tafsir membuka warungnya sebagai ruang berkumpul dan pusat koordinasi mahasiswa yang ingin menggelar aksi solidaritas.“Yang dari Aceh, Sumut, Sumbar, saya minta mereka kumpul di sini. Kalau butuh tempat rapat, kami fasilitasi. Kalau butuh makanan, tinggal bilang. Kalau butuh menempelkan penggalangan donasi, tempelkan saja di warung,” katanya.Mi Aceh Arang menyediakan makan gratis sejak hari pertama bencana. Hingga kini, program tersebut sudah berjalan lebih dari 10 hari.Tafsir menegaskan tidak ada batas kuota ataupun menu khusus. “Kalau mereka datang, tinggal bilang mahasiswa terdampak. Tunjukkan KTM, lalu makan. Ada mi Aceh, nasi goreng, masakan Aceh. Tidak dibatasi. Sampai keadaan membaik,” ujarnya.Biasanya, mahasiswa datang saat mereka menggelar rapat untuk koordinasi aksi kemanusiaan. “Paling ramai sekitar 10 orang saat rapat,” ujarnya.Tafsir mengaku tak mempermasalahkan penurunan pendapatan selama program berjalan.“Namanya aksi kemanusiaan ya jalan saja. Saya dulu korban tsunami, jadi saya tahu rasanya. Omzet turun enggak apa-apa, yang penting adik-adik bisa terbantu,” ujarnya.Warung Mi Aceh Arang buka setiap hari pukul 13.00–23.00 WIB, berlokasi di Jalan Banjarsari Selatan, Tembalang, Kota Semarang.Tafsir berharap warungnya dapat menjadi tempat singgah bagi mahasiswa yang sedang menghadapi masa sulit akibat banjir besar di kampung halaman mereka.“Silakan datang kapan saja. Warung ini terbuka sebagai rumah untuk saling bantu. Saya enggak mau ada mahasiswa yang makan saja susah di perantauan,” katanya.Warung Mi Aceh Arang berlokasi di Jalan Banjarsari Selatan, Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah, dan menyediakan makanan gratis untuk mahasiswa Aceh dan Sumatera.
(prf/ega)
Saat Solidaritas Mengalir di Atas Meja Makan Warung Mi Aceh di Semarang
2026-01-12 06:02:51
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:43
| 2026-01-12 04:34
| 2026-01-12 04:27
| 2026-01-12 04:15
| 2026-01-12 03:58










































