KEBUMEN, - Akses jalan desa yang menjadi penghubung antara Dukuh Gilar dan Dukuh Karangsari, Desa Clapar, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen, mengalami kerusakan parah akibat tanah gerak.Badan jalan amblas sepanjang 25 meter setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras pada Sabtu, 6 Desember 2025.Humas BPBD Kabupaten Kebumen, Heri Purwoto, mengatakan bahwa berdasarkan laporan hasil asesmen Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen, gejala awal bencana sebenarnya sudah terdeteksi sejak 1 Desember 2025, ditandai dengan munculnya retakan tanah di sekitar lokasi."Namun, kondisi tanah yang terus labil diperparah oleh tingginya intensitas hujan hingga akhirnya menyebabkan badan jalan amblas," kata Heri melalui sambungan telepon pada Senin .Baca juga: Diterjang Hujan Deras, Longsor Nyaris Seret Rumah Warga di Padureso Kebumen Tak hanya jalan, talud penahan tanah setinggi 2 meter dengan panjang sekitar 6 meter juga ikut mengalami kerusakan akibat pergerakan tanah.Kerusakan ini membuat struktur jalan semakin rawan dan berisiko mengalami amblas susulan.Jalan tersebut merupakan akses vital bagi warga dua dukuh dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari mobilitas warga, aktivitas ekonomi, hingga akses menuju fasilitas umum.Akibat amblesan ini, kendaraan roda empat tidak bisa melintas, sementara kendaraan roda dua masih dapat melalui jalur tersebut dengan sangat terbatas.“Untuk sementara, jalan masih bisa dilewati sepeda motor, tetapi kondisinya rawan. Warga diminta ekstra hati-hati, terutama saat hujan,” kata Heri.Kerusakan jalan ini juga berdampak pada terganggunya distribusi hasil pertanian serta akses warga menuju pusat desa.Sejumlah warga terpaksa memutar arah untuk mencari jalur alternatif yang lebih aman.Baca juga: Pelajar SMKN 1 Alian Kebumen Tewas Terseret Arus Sungai Wonokromo"Dari hasil pendataan sementara, nilai kerusakan akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp20 juta," kata Heri.Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa, namun ancaman kerusakan lanjutan masih cukup tinggi mengingat kondisi tanah yang belum stabil.BPBD Kebumen bersama Kepala Desa Clapar serta masyarakat setempat telah melakukan sejumlah upaya awal, mulai dari peninjauan lokasi, pendataan kerusakan, koordinasi lintas pihak, hingga penyampaian imbauan kewaspadaan kepada warga.Baca juga: Dilaporkan Hilang, Ibu dan Anak asal Kebumen Ternyata Berada di LamonganWarga yang melintas di jalur tersebut juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta menghindari melintas saat hujan deras, mengingat potensi amblesan masih sangat mungkin terjadi."Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan penanganan lebih lanjut guna memulihkan akses vital warga serta mencegah risiko kecelakaan akibat kondisi jalan yang rusak," tutupnya.
(prf/ega)
Jalan di Clapar Kebumen Amblas 25 Meter Akibat Tanah Gerak, Akses Roda 4 Terputus
2026-01-11 21:45:58
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 22:09
| 2026-01-11 21:59
| 2026-01-11 21:37
| 2026-01-11 21:15
| 2026-01-11 20:14










































