Tol Cipali Terpadat Saat Nataru, Astra Terapkan Strategi "Pit Stop"

2026-01-12 19:08:58
Tol Cipali Terpadat Saat Nataru, Astra Terapkan Strategi
JAKARTA,  – Arus mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) mulai menunjukkan peningkatan.Memasuki H-3 Natal, ruas Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) resmi dinobatkan sebagai titik dengan lonjakan kendaraan paling signifikan.Data terbaru mencatat arus lalu lintas di Tol Cipali meroket hingga 34 persen dibandingkan hari normal, menciptakan tantangan besar pada kapasitas rest area.Baca juga: Bus Terguling di Tol Batang-Semarang Tidak Laik JalanMenghadapi fenomena ini, Astra Infra meluncurkan strategi proaktif: mengimbau pemudik untuk tidak memaksakan diri masuk ke rest area yang penuh dan memanfaatkan sistem pembayaran tertutup untuk beristirahat di luar tol tanpa biaya tambahan.Per 20 Desember 2025 (H-5 Natal), volume kendaraan yang melintasi tiga ruas utama Astra Infra mencapai 298.167 unit.Rinciannya: Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) sebanyak 87.000 kendaraan, naik 34 persen dari kondisi normal, atau meningkat 9 persen dari Nataru 2024. Tol Cipali menjadi pusat gravitasi pemudik arah Jawa Tengah dan Jawa Timur.Kemudian Tol Jombang–Mojokerto dipadati 45.000 kendaraan, naik 32 persen dari kondisi normal, atau meningkat 16 persen dari Nataru 2024. Titik ini krusial bagi konektivitas lokal Jawa Timur.Baca juga: Bus Terguling di Tol Batang-Semarang, Berhasil Dievakuasi dengan CraneSelanjutnya Tol Tangerang–Merak dipadati 165.000 kendaraan naik 5,9 persen dari kondisi normal. Jalur utama menuju Pelabuhan Merak tetap stabil namun padat.Lonjakan 34 persen di Tol Cipali menjadikan area sekitar jalur masuk dan keluar rest area (TIP) sebagai zona merah kemacetan.Banyak pengguna jalan ragu untuk keluar tol saat lelah karena takut dikenakan tarif tambahan.Chief Technical Officer Astra Infra, Rinaldi, menegaskan hal itu tidak akan terjadi.“Astra Infra menerapkan sistem pembayaran tertutup yang memungkinkan pengguna jalan tol keluar dan masuk kembali tanpa dikenakan tarif total tambahan. Ini disebut pit stop,” ujar Rinaldi.Baca juga: Tarif Tol Jakarta-Bandung setelah Diskon 22-23 Desember 2025Pengguna jalan dapat keluar di gerbang tol terdekat untuk mencari SPBU, masjid, atau rumah makan di jalur arteri, lalu masuk kembali ke jalan tol.Total biaya yang dibayar melalui uang elektronik tetap akan sama sesuai jarak tempuh awal hingga akhir.Sebagai stimulus untuk mengurai kepadatan, ASTRA Infra memberikan diskon tarif tol sebesar 20 persen di ruas Tol Cipali bagi perjalanan menerus (GT Cikampek Utama-GT Kalikangkung).Berikut Jadwal Diskon:Baca juga: Tarif Tol Jakarta-Semarang setelah Diskon 22-23 Desember 2025Melewati akhir tahun berarti berhadapan dengan musim hujan. Astra Infra mengeluarkan imbauan keselamatan bagi seluruh pejuang mudik Nataru.


(prf/ega)