Lagi, FDA Tarik Udang Beku Asal Indonesia karena Isu Radioaktif

2026-02-04 11:24:11
Lagi, FDA Tarik Udang Beku Asal Indonesia karena Isu Radioaktif
- Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) kembali menarik 83.800 produk udang beku asal Indonesia yang dijual dengan merek Market 32 dan Waterfront, Jumat .Penarikan dilakukan setelah produk yang didistribusikan oleh Direct Source Seafood LLC itu diduga disiapkan, dikemas, dan disimpan secara tidak higienis sehingga terkontaminasi cesium-137 (Cs-137).Cs-137 adalah zat radioaktif cesium buatan manusia.Baca juga: Usai Udang Beku, FDA Temukan Kontaminasi Radioaktif pada Cengkih dari IndonesiaPaparan Cs-137 bisa ditemukan cukup luas di lingkungan, biasanya dalam jumlah yang sangat kecil dan ditemukan di tanah, udara, dan makanan.Namun, kadarnya bisa menjadi lebih tinggi pada air atau makanan yang diproduksi di daerah yang tercemar.Mengonsumsi makanan yang terkontaminasi Cs-137 secara berulang dan terus menerus dalam jangka waktu lama dapat meningkatkan risiko kanker, penyakit radiasi akut, dan kematian.Kondisi ini terjadi karena Cs-137 dapat merusak DNA di dalam sel tubuh manusia.Oleh sebab itu, FDA telah mengatur pembatasan potensi paparan zat radioaktif untuk mengurangi dampak buruk bagi kesehatan.Baca juga: Pakar IPB: Kasus Kontaminasi Udang Bisa Berdampak ke Ekspor Tuna dan RajunganSelama ini, FDA memang aktif menyelidiki laporan kontaminasi Cs-137 pada kontainer pengiriman produk udang beku yang diproduksi di Indonesia oleh PT. Bahari Makmur Sejati.Berdasarkan temuan FDA, berikut ini merek udang beku yang diduga terkontaminasi zat radioaktif:Kedua produk tersebut ditemukan di Connecticut, Massachusetts, New Hampshire, New York, Pennsylvania, dan Vermont.Juga di Colorado, Iowa, Idaho, Illinois, Indiana, Montana, North Dakota, Nevada, Oregon, Utah, dan Wyoming.Baca juga: FDA Tarik Jutaan Telur di AS karena Risiko Kontaminasi SalmonellaBagi konsumen yang telah membeli kedua produk di atas, FDA menyampaikan larangan mengonsumsinya.FDA juga menyarankan untuk membuang atau mengembalikan produk ke tempat pembelian agar mendapat ganti rugi.“Saat ini, belum ada produk yang teruji positif atau mendapat peringatan mengandung Cesium-137 (Cs-137) yang memasuki pasar AS,” demikian pernyataan FDA.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Namun, mengingat harga merupakan aspek yang sensitif bagi beberapa pasar berkembang, seperti Indonesia maupun India, vendor ponsel kabarnya bakal menggunakan strategi lain, selain kenaikan harga.Menurut bocoran yang dibagikan di blog Naver Korea Selatan, vendor ponsel kemungkinan memangkas RAM HP. Karena itu, beberapa ponsel dengan RAM 16 GB kemungkinan menjadi produk yang cukup langka.Sebaliknya, ponsel dengan RAM 4 GB justru akan lebih mendominasi ketimbang saat ini. Bocoran itu juga menyebutkan bahwa ponsel dengan RAM 12 GB bisa dipangkas hingga 40 persen, hingga menjadi 6 GB atau 8 GB. Sementara model yang biasanya dibekali RAM 8 GB, dipotong hingga 50 persen menjadi 4 GB atau 6 GB.Sayangnya, walaupun konfigurasi RAM beberapa ponsel tahun depan dipangkas, harganya tetap lebih mahal dibanding model sebelumnya, dilansir Gizmochina.Adapun kenaikan harga HP terjadi sebagian besar karena meningkatnya pemintaan memori di berbagai industri termasuk untuk data center kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), hingga menimbulkan kelangkaan pasokan.Hal tersebut juga diamini oleh Xiaomi, hingga menyatakan bahwa harga produknya tahun depan meningkat.Baca juga: Ini Sebab Harga Memori RAM di Indonesia NaikXiaomi sudah mengumumkan rencana kenaikkan harga smartphone baru mulai tahun depan. Pengumuman ini disampaikan oleh Presiden Xiaomi, Lu Weibing dalam konferensi pers terkait laporan pendapatan perusahaan pada November 2025 lalu.Ia mengataka bahwa keputusan ini diambil karena semakin mahalnya harga chip memori, akibat melonjaknya permintaan untuk server kecerdasan buatan (AI).Tingginya permintaan chip memori untuk server juga membuat perusahaan seperti Samsung, memangkas produksi chip memori termasuk untuk ponsel, dan mengalihkannya ke memori bandwidth tinggi (high bandwidth memory).Xiaomi Redmi Note 15 Pro 5G.

| 2026-02-04 12:39