JAKARTA, – Gubernur Jakarta Pramono Anung membantah kabar yang beredar bahwa jatah pakan harimau di Taman Margasatwa Ragunan (TMR) dibawa pulang oleh petugas, sehingga salah satu harimau terlihat kurus.“Enggak ada, saya sudah cek. Sudah,” ucap Pramono saat ditemui di Gedung Kemendikbud, Jakarta Pusat, Minggu .Pramono menambahkan dengan candaan, siapa pun yang berani mengambil jatah makan harimau akan menghadapi satwa tersebut.Baca juga: Pakan Harimau di Ragunan Diduga Dibawa Pulang Petugas, Pramono: Saya Cek“Kalau berani ngambil makanan anak harimau saya, harimaunya tak keluarin nanti,” katanya.Isu ini muncul setelah sebuah video menampilkan seekor harimau mondar-mandir dan tampak kurus di kandangnya.Narasi dalam video menyebut bahwa kondisi harimau akibat petugas Ragunan membawa pulang pakan.“Warga Jakarta dan para petinggi Jakarta tau enggak dengan kasus harimau yang di Ragunan, makanan mereka dibawa pulang ke rumah. Dan harimau yang di kandang dibiarkan kelaparan,” demikian narasi dalam unggahan itu.Humas TMR, Wahyudi Bambang, menegaskan tuduhan tersebut tidak benar.Semua proses penyediaan dan pemberian pakan satwa dikelola secara ketat sesuai standar.“Perlu kami sampaikan bahwa informasi yang beredar tidak benar dan tidak sesuai kondisi faktual di Taman Margasatwa Ragunan (TMR)," ujar Wahyudi, Sabtu .Baca juga: Beredar Kabar Makanan Harimau di Ragunan Dibawa Pulang Petugas, TMR BantahIa menambahkan, pakan satwa disiapkan melalui prosedur baku, menyesuaikan kebutuhan masing-masing spesies.“Satu ekor harimau di Ragunan mendapat jatah lima kilogram daging per hari, sesuai standar, tanpa ada pengurangan,” ucap Wahyudi.
(prf/ega)
Pramono Tegaskan Pakan Harimau di Ragunan Tak Dibawa Pulang Petugas
2026-01-12 03:31:32
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:13
| 2026-01-12 03:35
| 2026-01-12 03:08
| 2026-01-12 02:41










































