Bikin Sopir Truk Kelelahan, Ini Penyebab Truk Sampah Antre Berjam-jam di Bantargebang

2026-01-12 07:29:06
Bikin Sopir Truk Kelelahan, Ini Penyebab Truk Sampah Antre Berjam-jam di Bantargebang
JAKARTA,  - Seribuan truk besar dan kecil yang mengangkut sampah warga Jakarta mengantre selama 6 hingga 10 jam setiap hari di TPST Bantargebang.Menurut seorang sopir truk yang sudah bekerja mengangkut sampah sejak 20 tahun yang lalu, normalnya waktu antre hanya berkisar dua sampai tiga jam saja.Namun, sejak 2015 atau 2016, waktu antre ini makin parah, dengan minimal empat jam.“Ini sudah bertahun-tahun. Pokoknya sekitar 2015 atau 2016-an setelah Ahok (eks Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama) lengser. Nah itu fluktuatif, tapi enggak pernah nyentuh ke angka normal lagi yang 2-3 jam itu. Paling cepat itu 4-5 jam,” jelas sopir truk, Fauzan (bukan nama sebenarnya), saat ditemui di Jakarta Selatan, Minggu .Baca juga: Sopir Truk Sampah Desak Tempat Istirahat di Bantargebang, Usai Ada Sopir Meninggal KelelahanLamanya waktu tunggu ini tak lepas dari volume sampah yang kian meningkat di sana. Akibatnya, sejumlah infrastruktur mengalami kerusakan.Menurut Fauzan, TPST Bantargebang sudah terlalu padat sehingga tidak layak lagi menampung sampah.Realita yang disaksikannya, sampah di sana terus ditekan ke bawah untuk memasukkan sampah baru setiap harinya.“Zona buang ini juga sudah tidak memadai. Ya kalau kita bicara secara gambaran untuk TPST kan Bantargebang itu sudah tidak layak untuk menampung semua sampah Jakarta,” tutur dia.Seperti jalan yang berlubang, zona buang yang makin ditekan tumpukan sampah, dan bentuk jalan yang curam.Kondisi ini kemudian juga seringnya diperparah faktor cuaca. Waktu tunggu bisa mencapai 20 jam jika terjadi banjir atau longsor gunung sampah.“Bahkan lebih dari 20 jam pun pernah. Itu karena banjir, atau longsor (sampah), sehingga terhambat,” kata dia.Fauzan sudah beberapa kali mengeluhkan permasalahan ini ke pimpinannya. Namun, tindak lanjut yang dilakukan hanya berupa perbaikan jalan yang tidak bertahan lama.Baca juga: Sopir Truk Sampah Terjebak Antrean 6 Jam di TPST Bantargebang Setiap Hari“Antara pembenahan sama kerusakan yang lebih lama kerusakan. Dibenerin nih, paling hanya bertahan sebulan-dua bulan. Rusaknya berbulan-bulan,” ujar dia.Fauzan berharap, pemerintah serius menangani permasalahan ini demi kenyamanan para sopir truk yang telah berjasa mengangkut sekira 7.000 ton sampah yang dihasilkan warga Jakarta.Sebab, beberapa sopir truk berakhir meninggal karena kelelahan imbas lamanya waktu antre ini. Seperti Yudi, sopir truk sampah yang biasa mengangkut sampah di wilayah Jagakarsa.


(prf/ega)