JPO Pertama di Kulon Progo Dibatasi 50 Orang, Lalu Lalang Orang Diawasi

2026-02-07 04:42:06
JPO Pertama di Kulon Progo Dibatasi 50 Orang, Lalu Lalang Orang Diawasi
YOGYAKARTA, - Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) baru di Kalurahan Wates, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, memberlakukan pembatasan jumlah pengguna maksimal 50 orang dalam satu waktu.Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Jembatan Pemerintah Kulon Progo, Wuriandreza Gigih Muktitama, menjelaskan bahwa pengendalian ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna selama masa pemeliharaan dan pengawasan oleh pembuat jembatan hingga serah terima ke pemerintah."Untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna, jumlah orang yang berada di atas koridor JPO dibatasi maksimal 50 orang dalam satu waktu," kata Gigih.Pembatasan ini juga berlaku saat lonjakan kunjungan pada musim liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.Penyedia jembatan memantau ketat JPO pertama di Kulon Progo yang dibangun di atas jalur kereta api.Selain pembatasan jumlah pengguna, pengawasan diperkuat dengan pemasangan sembilan titik kamera pengawas (CCTV) di berbagai area strategis JPO, termasuk koridor, akses tangga, serta pintu masuk utara dan selatan.Pemerintah daerah juga mengantisipasi potensi keramaian lain seperti parkir liar dan aktivitas pedagang.Baca juga: JPO Tenjo Resmi Beroperasi, Pejalan Kaki Kini Tak Perlu Nyebrang Sembarangan untuk Akses StasiunSesuai peraturan daerah, berjualan di kawasan JPO dilarang, namun parkir masih diperbolehkan selama tidak mengganggu badan jalan.Penertiban akan dilakukan bekerja sama dengan Satpol PP dan instansi terkait, terutama selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).“Jika ada parkir liar atau aktivitas yang mengganggu nanti bisa koordinasi dengan Satpol PP atau instansi terkait, apalagi saat Nataru biasanya ada operasi pengamanan,” tambahnya.Secara teknis, JPO ini memiliki jarak bebas 6,5 meter dari rel kereta api ke bagian bawah girder.Dengan tinggi girder 2,2 meter dan ketebalan lantai sekitar 10 sentimeter, total tinggi bangunan mencapai hampir 9 meter atau setara tiga lantai.Panjang bentang girder mencapai 45,8 meter, dengan total panjang jembatan sekitar 48 meter.Baca juga: JPO Jogoyudan Kulon Progo Resmi Beroperasi, Warga Lebih Aman Menyeberang RelPembangunan JPO yang menelan anggaran sekitar Rp 8 miliar ini bersumber dari APBD dan dilaksanakan dalam dua tahap.Keberadaan JPO ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan masyarakat, khususnya pelajar, saat melintasi jalur kereta api, sekaligus menjaga ketertiban selama masa libur Nataru.JPO baru dengan desain unik ini diprediksi akan menarik minat warga dan wisatawan karena menawarkan pemandangan jalan kereta api di bawah, lanskap Wates, serta matahari terbenam.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-02-07 05:27