JAKARTA, - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengungkapkan, pihaknya akan mengirim personel recce atau pengintai ke Gaza, Palestina, sebelum para prajurit diberangkatkan sebagai pasukan perdamaian.“Apabila sudah ada kejelasan, kita akan kirim personel recce ke sana, untuk pendahulu, untuk memastikan situasi kondisi di sana dan penempatan pasukan di sana,” kata Agus, di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Senin .Agus juga mengungkapkan bahwa pasukan perdamaian yang hendak dikirim ke Gaza akan dipimpin oleh jenderal bintang tiga.“Kemudian rencana nanti dipimpin oleh jenderal bintang tiga,” ujar Agus.Baca juga: Tingkatkan Pengamanan Papua oleh TNI, Menhan Berdalih Ingin Rebut Hati RakyatKendati demikian, Agus belum mengumumkan sosok jenderal bintang tiga tersebut.Hingga kini, proses seleksi prajurit untuk pasukan perdamaian di Gaza masih berlangsung.Di bawah kepemimpinan jenderal bintang tiga itu, nantinya akan dibentuk tiga brigade komposit, yaitu Batalion Kesehatan, Zeni Konstruksi, dan Batalion Bantuan.“Kemudian juga ada unsur udara, kita menyiapkan helikopter, kemudian pesawat C-130 Hercules, dan kita siapkan dua kapal rumah sakit dari Angkatan Laut lengkap dengan helikopter yang ada di pesawat (kapal) tersebut,” ujar dia.Diberitakan sebelumnya, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyebut, Presiden Prabowo berencana mengirim pasukan perdamaian ke Gaza, Palestina, melalui Yordania.Hal tersebut diungkapkan Sjafrie usai bertemu Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Yordania, Mayor Jenderal Pilot Yousef Ahmed Al-Hunaity, di Kementerian Pertahanan, Jumat .“Presiden Prabowo menyiapkan pasukan cukup besar karena, sebagaimana teman-teman tahu, kita sedang menyiapkan juga pembangunan kekuatan kita di Indonesia yang juga sedang kita tingkatkan,” ujar Sjafrie.Baca juga: Menhan Ungkap Isi Pembahasan Rapat Tertutup dengan Komisi I DPR RI dan Panglima TNI“Jadi, pemikiran beliau, kita maksimalkan 20.000 prajurit yang kita siapkan, tetapi spesifikasinya kepada kesehatan dan juga konstruksi,” tambah dia.Pengiriman pasukan ini dilakukan setelah pemerintah melihat adanya upaya perdamaian antara Palestina dan Israel, seperti gencatan senjata dan pelucutan senjata yang telah berlangsung.Dengan demikian, pasukan yang dikirim nantinya bertugas menjaga situasi damai agar dapat bertahan lebih lama hingga tercapai perundingan politik.
(prf/ega)
TNI Bakal Kirim Lebih Dulu Personel Pengintai ke Gaza Sebelum Pasukan Perdamaian
2026-01-12 04:53:47
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 03:24
| 2026-01-12 02:59
| 2026-01-12 02:58










































