Penabrak Pedagang Lontong Balap hingga Tewas di Surabaya Ditangkap

2026-01-16 06:55:54
Penabrak Pedagang Lontong Balap hingga Tewas di Surabaya Ditangkap
SURABAYA, - Satlantas Polrestabes Surabaya menangkap sopir truk berwarna hijau terduga pelaku tabrak lari pemotor pedagang lontong balap di Jalan Raya Menganti Jeruk, Surabaya, Jawa Timur, Selasa dini hari.Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Galih Bayu Raditya, menyebutkan sopir truk tersebut membawa muatan material jenis keramik.Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara tersebut sopir tersebut diduga sengaja kabur dan tak menolong korban sesaat kejadian, karena ketakutan menjadi sasaran amukan massa.Mengenai identitas sopir dan nasib hukum yang bakal menjadi konsekuensi atas perbuatannya, Galih belum mengungkapkannya."Karena pihak sopir tersebut masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik. Sudah kami amankan. Masih diperiksa. Muatan truk membawa keramik. Dia tadi pergi karena takut dimassa," ujarnya, pada Selasa .Baca juga: Respons Peledakan Sekolah di Jakarta, Eri Cahyadi Bakal Gelar Acara Cegah Bullying di Surabaya Sementara itu, Kanitlaka Satlantas Polrestabes Surabaya, Iptu Suryadi, menambahkan korban mengendarai motor Honda Vario bernopol W-3136-KK dengan membawa rombong dagangan lontong balap.Motor korban melaju dari arah barat kawasan Lakarsantri menuju arah timur kawasan Wiyung, sekitar pukul 05.11 WIB.Setibanya di titik lokasi kecelakaan tersebut; yakni seberang kios laundri, pemotor korban diduga berupaya mendahului truk yang melaju searah di depannya.Pemotor korban berusaha mendahului truk tersebut melalui sisi kiri.Setelah itu, bermanuver ke kanan, hingga tertabrak truk berbodi warna hijau tersebut.Baca juga: Purbaya Tinjau Bea Cukai Tanjung Perak Surabaya, Pantau Pemeriksaan BarangTruk tersebut tidak diketahui jenis, nopol dan identitas sopirnya, karena diduga masih tetap melanjutkan perjalanan, sesaat setelah kejadian."Terjadi kecelakaan lalu lintas dengan truk warna hijau tidak diketahui nopolnya yang berjalan lurus searah di samping kanannya. Lalu truk warna hijau tidak diketahui nopolnya meninggalkan TKP," ujarnya.Berdasarkan hasil olah TKP dan mendengarkan keterangan para saksi.Suryadi menduga, insiden kecelakaan tersebut dikarenakan pemotor Honda Vario kurang berhati-hati saat mendahului kendaraan lain dari sebelah kiri."Penyebab kecelakaan faktor manusia dan kendaraan kurang hati-hati sesaat setelah mendahului dari sebelah kiri kemudian bergerak ke kanan," pungkasnya.Baca juga: Cara Sekolah di Surabaya Cegah Pernikahan Dini, Dari Edukasi hingga Gerakan Moral PelajarDi lain sisi, Kanitlantas Polsek Lakarsantri Polrestabes Surabaya AKP Harianto mengatakan, kasus kecelakaan tersebut diselidiki Anggota Unit Laka Lantas Polrestabes Surabaya."Korban infonya penjual lontong balap. iya (korban mau berangkat jualan)," kata Harianto saat dihubungi awak media.Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Polrestabes Surabaya Tangkap Sopir Truk yang Tabrak Lari Pedagang Lontong Balap hingga Tewas.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Angkringan Balap Paseban viral karena keragaman menu dan suasananya yang selalu ramai.Menu andalan berupa nasi kucing dengan pilihan lauk seperti tempe, sambal usus, sambal teri, hingga ayam geprek menjadi favorit pengunjung.Harga yang ditawarkan relatif terjangkau, berkisar Rp 3.000 hingga Rp 4.000 per item. Angkringan ini buka mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WIB.Tingginya minat pengunjung membuat antrean kerap terbentuk bahkan sebelum jam buka. Datang lebih awal menjadi strategi utama untuk mendapatkan tempat duduk dan pilihan menu yang masih lengkap.Mangut Lele Mbah Marto menjadi representasi kuliner tradisional Yogyakarta yang bertahan di tengah tren kekinian.Warung ini dikenal dengan konsep pawon atau dapur tradisional yang bisa disaksikan langsung oleh pengunjung.Kompas.com/Silvita Agmasari Mangut lele yang dijual di warung Mbah Marto, Bantul, Yogyakarta.Lele yang digunakan tidak digoreng, melainkan diasap terlebih dahulu dengan tusukan pelepah daun kelapa sebelum dimasak menjadi mangut.Metode pengasapan ini menghasilkan aroma khas dengan cita rasa manis dan gurih yang kuat. Mangut lele disajikan dengan kuah santan pedas yang menjadi ciri khas masakan tradisional Jawa.Baca juga: Itinerary Kulineran Serba Legendaris di Yogyakarta Bujet Rp 150.000Mangut Lele Mbah Marto berlokasi di Jalan Sewon Indah, Ngireng-ireng, Panggungharjo, Sewon, Bantul.Warung ini buka mulai pukul 10.00 hingga 20.00 WIB. Harga mangut lele dibanderol sekitar Rp 25.000 per porsi. Karena peminatnya tinggi, pengunjung disarankan datang lebih awal agar tidak kehabisan.Bagi pencinta kuliner pagi, Sate Koyor Yu Ira menjadi tujuan wajib. Warung sederhana ini telah dikenal sejak puluhan tahun lalu dan berlokasi di kawasan Pasar Ngasem, pusat aktivitas warga sejak dini hari.Tribun Jogja/Hamim Thohari Sate koyorMenu andalannya adalah sate koyor, bagian urat sapi yang diolah hingga empuk dan kaya rasa.Harga sate koyor dibanderol mulai Rp 10.000, menjadikannya pilihan terjangkau bagi pengunjung pasar maupun wisatawan.Warung Yu Ira buka mulai pukul 05.00 hingga 15.00 WIB. Waktu paling ramai terjadi pada pagi hari, seiring aktivitas pasar yang padat.Datang sebelum pukul 09.00 WIB menjadi waktu ideal untuk menikmati menu favorit tanpa harus menunggu lama.

| 2026-01-16 05:38