DENPASAR, - Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP) Bimo Wijayanto mengatakan, saat ini tengah memasuki masa krusial menjelang serah terima sistem inti administrasi perpajakan (Coretax) dari pihak vendor. Bimo memastikan tahapan akhir ini akan diiringi serangkaian proses audit yang ketat demi menjamin kualitas dan keamanan sistem sebelum resmi dioperasikan penuh pada 2026. Adapun vendor yang dimaksud adalah LG CNS-Qualysoft Consortium.Bimo menjelaskan bahwa saat ini DJP memasuki masa latensi, yakni periode stabilisasi dan pengujian sistem di area pelayanan serta proses bisnis internal.Baca juga: PR Besar Coretax buat DJP: Baru 5,7 Juta Akun yang Aktif, Wajib Pajak Nakal hingga Transparansi Perbaikan/DEBRINATA RIZKY Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Dirjen Pajak) Bimo Wijayanto dalam Media Gathering di Kantor Wilayah Pajak Bali pada Selasa .Pada tahap ini, Coretax diuji dari berbagai aspek untuk memastikan seluruh fungsinya berjalan sesuai kebutuhan.“Lalu sebagai informasi juga, sebelum nantinya kita akan serah terima coretax dari vendor, sebetulnya di masa latensi ini dites di dalam area pelayanan, area proses bisnis kami, itu kami akan melakukan clearing beberapa hal,” kata Bimo dalam Media Gathering di Kantor Wilayah Bali, Senin .Ia mengatakan, proses audit dilakukan melalui mekanisme berlapis.Pertama, DJP menunjuk pihak independen untuk mengaudit deliverables yang termuat dalam kontrak, yang menurut Bimo dilakukan oleh PT Deloitte Consulting sebagai konsultan manajemen proyek dan penjamin kualitas. Baca juga: Baru 5,7 Juta WP Aktivasi Coretax, Dirjen Pajak Akui Masih Jadi PRAudit ini bertujuan memastikan seluruh pekerjaan vendor sesuai spesifikasi.Selain itu, Bimo menyebut, lembaga independen lain kemungkinan dari universitas akan mengaudit aspek teknologi informasi (TI) Coretax. “IT prosesnya, rigiditas sistem, fleksibilitas sistem, data, itu akan diaudit, keamanannya, kedaulatannya,” kata dia.
(prf/ega)
DJP Bakal Audit Coretax Jelang Serah Terima dari LG
2026-01-11 22:59:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 23:28
| 2026-01-11 23:19
| 2026-01-11 23:17
| 2026-01-11 21:48
| 2026-01-11 21:22










































