Sejarah Penggunaan Setrika, Berawal dari Panci Logam yang Diisi Pasir

2026-02-02 18:52:57
Sejarah Penggunaan Setrika, Berawal dari Panci Logam yang Diisi Pasir
- Sekarang ini, setrika adalah sebuah alat elektronik yang berfungsi sebagai alat untuk merapikan pakaian yang kusut.Namun, sebelum menjadi setrika modern seperti sekarang ini, setrika zaman dahulu tidak menggunakan listrik sama sekali.Aktivitas menyetrika kain menjadi salah satu praktik yang sudah ada sejak dulu. Meski demikian, tidak ada yang tahu secara pasti kapan pertama kali praktik ini dimulai.Berdasarkan informasi yang ada, catatan paling awal tentang penyetrikaan diketahui berasal dari abad pertama SM, lebih dari dua ribu tahun yang lalu, di China kuno.Baca juga: Sejarah Penemuan Berlian yang Jadi Salah Satu Permata Termahal di DuniaPeradaban kuno bereksperimen dengan banyak metode penyetrikaan termasuk menggunakan kaca atau batu yang dipanaskan.Dilansir dari McMinn County Living Heritage Museum, orang China menggunakan panci yang diisi dengan bara api atau pasir panas untuk menghilangkan kerutan dari kain.Kemudian, Batu Penghalus sudah ada sejak abad ke-8 dan ke-9 dan dikenal sebagai alat setrika di negara barat paling awal, bentuknya menyerupai jamur besar.Pada abad pertengahan, pandai besi mulai menempa besi pipih untuk membuat setrika, yang biasanya berbobot 2-4 kilogram, dibuat dalam satu bagian.Baca juga: Sejarah dan Asal-usul Nama Malioboro, Benarkah dari Gelar Jenderal Inggris?Sebelum menggunakannya, setrika ini harus dipanaskan di perapian atau di atas tungku khusus, dan gagangnya yg panas harus dipegang dengan kain.Pada 1872, model setrika tersebut dipatenkan dengan menggunakan gagang kayu yang dapat dilepas.Pada abad ke-19, para penemu kembali bereksperimen dengan berbagai desain setrika untuk menciptakan setrika yang dapat menahan panas lebih lama.Akhirnya, setrika berbahan bakar yang menggunakan minyak tanah, alkohol, hingga minyak bumi ditemukan dan mulai digunakan pada akhir tahun 1800-an.Baca juga: Sejarah Tradisi Pohon Natal, Mengapa Menggunakan Pohon Cemara?SHUTTERSTOCK/DAMIAN LUGOWSKI Sejarah penggunaan setrika.Pada 1882, setrika listrik dipatenkan dengan model awal yang tidak memiliki kabel listrik. Dan masih butuh beberapa tahun hingga setrika dengan kabel listrik dapat diproduksi.Dikutip dari laman ThoughtCo, pada 6 Juni 1882, Henry W. Seely dari New York City mematenkan setrika listrik, yang pada saat itu disebut electric flatiron.Setrika listrik terus mengalami peningkatan secara perlahan selama beberapa dekade berikutnya.Baca juga: Mengapa Ada Pohon Natal? Ini Sejarah dan TradisinyaPada 1892, setrika genggam yang menggunakan resistansi listrik diperkenalkan oleh Crompton and Co. dan General Electric Company. Ini memungkinkan pengaturan panas setrika.Kemudian, setrika listrik uap pertama dipatenkan pada tahun 1926 dan baru mulai populer pada tahun 1938.Seiring popularitas setrika listrik genggam meningkat, penggunaan setrika uap listrik meningkat signifikan pada awal tahun 1950-an.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-02-02 18:47