YOGYAKARTA, - Uji coba full pedestrian Jalan Malioboro selama dua hari, 1–2 Desember 2025, menimbulkan sejumlah kendala, termasuk parkir liar dan penurunan nominal belanja wisatawan.Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyebut munculnya parkir liar di sirip-sirip Malioboro membuat skema rekayasa lalu lintas terganggu.“Kita skenarionya kan ketika full pedestrian, di sirip-sirip itu (kendaraan) bisa putar balik. Bisa balik (arah), sehingga tidak masuk ke Malioboro,” ujar Hasto, Selasa .Baca juga: Pemkot Yogyakarta Ungkap Sejumlah Persoalan Saat Malioboro Full PedestrianMenurut Hasto, kondisi ini menjadi pelajaran bagi Pemkot Yogyakarta untuk merumuskan kebijakan kawasan pedestrian Malioboro ke depan.“Kalau di sirip-siripnya untuk parkir, kan enggak bisa untuk putar balik. Jadi kita ini kan ada kendala, di sirip harusnya bisa putar balik,” jelasnya.Untuk mengatasi masalah ini, Pemkot Yogyakarta mempertimbangkan beberapa langkah, antara lain penertiban parkir liar secara berkala, penambahan kantong-kantong parkir, dan opsi membolehkan kendaraan menyeberangi Jalan Malioboro di titik-titik tertentu.“Alternatif lainnya boleh cross, jadi nyeberang boleh. Itu kan alternatif lain. Tidak usah putar balik, tapi kalau ada yang perempatan, bisa menyeberang, begitu,” lanjut Hasto.Selain itu, Hasto juga mencatat penurunan nominal belanja wisatawan meski jumlah pengunjung meningkat saat full pedestrian diterapkan.“Jumlah orangnya banyak, tapi blonjone (belanjanya) berkurang pada saat full pedestrian. Apa karena gara-gara enggak bawa kendaraan, terus belanjanya sedikit? Nah, itu yang kita pelajari,” katanya.Ia juga mengapresiasi upaya pelaku usaha Malioboro menarik minat wisatawan melalui promo dan doorprize.“Jadi, kalau beli, mungkin kalau beli apa begitu, dapat hadiah. Nah, (fenomena) ini mau saya evaluasi. Besok pagi ya, nanti besok pagi saya evaluasi lagi,” pungkas Hasto.
(prf/ega)
Uji Coba Full Pedestrian Malioboro Picu Penurunan Belanja, Hasto: Apa karena Enggak Bawa Kendaraan?
2026-01-12 05:40:30
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:45
| 2026-01-12 05:13
| 2026-01-12 03:25
| 2026-01-12 03:16










































