Fokus Investasi ke AI, Amazon PHK 14.000 Karyawan

2026-01-12 04:19:25
Fokus Investasi ke AI, Amazon PHK 14.000 Karyawan
JAKARTA, - Raksasa e-commerce Amazon melakukan pemangkasan besar-besaran atau PHK terhadap tenaga kerjanya. Amazon mengumumkan akan memberhentikan sekitar 14.000 karyawan korporat, sebagai bagian dari upaya efisiensi dan restrukturisasi organisasi.Dalam pernyataan resminya, dikutip dari CNBC pada Rabu , Amazon menyebut langkah ini dilakukan untuk menjadikan perusahaan lebih ramping dan mengurangi birokrasi, sambil mempercepat investasi di sektor strategis seperti kecerdasan buatan (AI) generatif.Baca juga: Amazon Pangkas 14.000 Pekerja demi Fokus ke Investasi AISHUTTERSTOCK/ANDRII YALANSKYI Ilustrasi pemutusan hubungan kerja (PHK). “Generasi AI ini adalah teknologi paling transformatif sejak internet. Kami perlu menjadi organisasi yang lebih sederhana, dengan lebih sedikit lapisan dan lebih banyak kepemilikan agar bisa bergerak cepat bagi pelanggan dan bisnis kami,” ujar Senior Vice President of People Experience and Technology Amazon Beth Galetti.PHK ini menjadi yang terbesar dalam sejarah Amazon untuk kategori pegawai korporat, dan menurut laporan Reuters, jumlah totalnya bisa mencapai hingga 30.000 pekerja di berbagai lini bisnis.Saat ini, Amazon memiliki sekitar 350.000 karyawan korporat dan teknologi.Dengan demikian, PHK Amazon kali ini mencakup sekitar 4 persen dari total segmen tersebut.Baca juga: Amazon Bakal PHK 30.000 Karyawan, Terbesar Sepanjang Sejarah Secara keseluruhan, Amazon mempekerjakan lebih dari 1,54 juta orang di seluruh dunia, sebagian besar di sektor logistik dan gudang.Meski memangkas ribuan karyawan, perusahaan menegaskan masih akan terus melakukan perekrutan di “area strategis utama”, terutama di bidang AI, cloud computing, dan teknologi digital.Langkah Amazon PHK ini mencerminkan tren serupa di berbagai industri, termasuk teknologi, perbankan, otomotif, dan ritel.


(prf/ega)