SEMARANG, – Sebanyak 13.111 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu untuk formasi tahun 2025 menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan dari Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Stadion Jatidiri, Semarang, pada Kamis, 11 Desember 2025.Penyerahan SK tersebut disaksikan oleh Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin, Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng Sumarno, serta Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Kantor Regional 1 Yogyakarta.Gubernur Luthfi mengungkapkan bahwa 13.111 PPPK Paruh Waktu ini mulai bertugas pada 1 Januari 2026, setelah terhitung mulai tanggal (TMT) 1 Oktober 2025.Baca juga: Leganya Agus Setelah 20 Tahun Mengabdi di Pemkot Semarang Akhirnya Diangkat PPPK Paruh WaktuDari jumlah tersebut, 2.982 formasi adalah guru, sementara 10.129 formasi lainnya adalah tenaga teknis.“Tertinggi (terbanyak) nasional ada di Jawa Tengah. Penerimaan ini tidak gampang, tidak mudah. Mereka melalui tahap seleksi, hari ini SK turun, saya ucapkan selamat,” kata Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dalam sambutannya.Dengan pengangkatan ini, Jawa Tengah menjadi salah satu daerah dengan jumlah PPPK Paruh Waktu terbanyak di Indonesia.“Artinya, PPPK paruh waktu yang jumlahnya hampir 13.111 ini nanti akan memberikan kontribusi kepada jumlah ASN Provinsi Jawa Tengah,” imbuhnya.Baca juga: 1.525 Honorer di Palangka Raya Jadi PPPK Paruh Waktu, Pemkot Siapkan Evaluasi PenempatanGubernur Luthfi menjelaskan bahwa dengan penambahan ini, total ASN Pemprov Jateng kini mencapai 63.049 orang, yang terdiri dari 29.849 PNS, 20.089 PPPK, dan 13.111 PPPK Paruh Waktu.“Sebelumnya mereka sudah bekerja di tempat kita. Dengan adanya SK paruh waktu yang merupakan kebijakan pemerintah pusat, pemerintah provinsi harus mendukung kegiatan ini dan ini sudah kita laksanakan. Dan ini terbesar di Indonesia,” katanya.Luthfi menegaskan bahwa sistem PPPK Paruh Waktu merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menghapus status tenaga honorer. “Kalau sudah diangkat PPPK itu kan bukan honorer. Nanti 2026 sudah tidak ada lagi honorer,” lanjutnya.Menurut Luthfi, para pegawai menunjukkan respons positif terhadap pengangkatan ini.Dia berharap penambahan SDM melalui PPPK Paruh Waktu dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik di seluruh sektor.Belasan ribu pegawai tersebut berasal dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, mencakup bidang pendidikan, kesehatan, hingga tenaga teknis.Baca juga: Baru Saja Dilantik, 2.018 PPPK Kulon Progo Langsung Pecahkan Rekor Dunia Lewat Macapat“Tentu ini akan menjadi kilas balik bagaimana ASN PPPK dan PPPK memberikan kontribusi kinerja yang lebih bagus sehingga ke depan akan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ucapnya.Salah seorang PPPK paruh waktu, Eni Pudiastuti, mengaku sangat bersyukur karena mendapatkan SK pengangkatan sebagai aparatur sipil negara (ASN) setelah bekerja sebagai tenaga administrasi selama 16 tahun di SMA Negeri 6 Semarang.“Senang, sudah ditunggu-tunggu lama,” ucapnya.
(prf/ega)
Terbanyak Nasional, 13.000 Orang PPPK Paruh Waktu Terima SK dari Gubernur Jateng
2026-01-11 22:53:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 22:51
| 2026-01-11 22:20
| 2026-01-11 22:08
| 2026-01-11 22:08
| 2026-01-11 21:58










































