SAMARINDA, - Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Masyarakat (BLT Kesra) di Kota Samarinda memasuki tahap akhir.Untuk memastikan seluruh penerima manfaat mendapatkan haknya, petugas PT Pos Indonesia melakukan pelayanan jemput bola dengan mendatangi warga yang sedang sakit, termasuk mereka yang tengah dirawat di rumah sakit.Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari realisasi penyaluran BLT Kesra untuk 28.000 penerima manfaat di Samarinda.Bantuan ini disalurkan untuk periode Oktober, November, hingga Desember 2025, dengan total nominal Rp 900.000 per penerima.Baca juga: Ibu Rumah Tangga di Polewali Mandar Menangis Usai Kecopetan Saat Antre BLT di Kantor PosPetugas mendatangi satu per satu warga yang sebelumnya melapor tidak dapat hadir mengambil bantuan karena kondisi kesehatan.Tidak sedikit warga lanjut usia yang tinggal sendiri sehingga tidak memiliki anggota keluarga yang tercatat dalam Kartu Keluarga yang dapat mengambilkan bantuan.“Kami mengutamakan pelayanan untuk penerima yang sakit, lansia, ataupun yang sedang dirawat di rumah sakit. Mereka tidak perlu datang dan antre di kantor pos. Cukup keluarganya menginformasikan ke kami melalui kanal Instagram atau melalui TKSK di kecamatan masing-masing. Setelah pendataan, kami langsung mengantarkan bantuannya,” ujar Kepala Kantor Pos Samarinda, Sony Junaedi, pada Senin .Selain mendatangi rumah warga, petugas juga mengunjungi sejumlah rumah sakit untuk menyerahkan bantuan kepada penerima yang tengah menjalani perawatan.Prosedur ini dilakukan agar tidak ada satu pun penerima yang tertinggal dari daftar penyaluran.Salah satu penerima, Sutiem, mengaku bersyukur menerima bantuan ini di tengah kondisi kesehatannya yang menurun.Baca juga: Motif Judol, Pegawai Kantor Pos Takalar Aniaya Atasan dan Rampok Uang BLT Rp 600 JutaWarga lanjut usia yang tinggal seorang diri itu menyebut bantuan tersebut sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan berobat dan bahan pokok sehari-hari.“Alhamdulillah dapat BLT Rp 900.000. Rencananya untuk beli obat, makanan, sama beras. Namanya sudah tua, banyak obatnya. Di rumah tinggal sendiri. Harapannya setelah dapat ini semoga sehat,” katanya dengan suara lirih.PT Pos Indonesia mencatat, meski masa penyaluran utama berakhir pada 30 November 2025, pihaknya memberikan perpanjangan hingga 11 Desember 2025.Kebijakan ini diberikan agar warga yang belum sempat mengambil atau belum terdata karena kendala kesehatan masih memiliki kesempatan menerima bantuan tersebut.Upaya jemput bola ini diharapkan dapat memastikan bahwa bantuan pemerintah benar-benar tepat sasaran dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang paling membutuhkan, khususnya warga dalam kondisi rentan dan terbatas secara fisik.
(prf/ega)
Petugas Pos Jemput Bola Salurkan BLT Kesra bagi Warga Sakit di Samarinda
2026-01-11 04:08:54
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 04:08
| 2026-01-11 03:32
| 2026-01-11 03:21
| 2026-01-11 02:02
| 2026-01-11 01:52










































