TAPANULI UTARA, — Kelangkaan pasokan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Pertamax masih melanda kawasan Tapanuli Utara, Sumatera Utara, hingga Minggu .Kondisi ini memaksa warga dan pengendara di sepanjang Jalan Lintas Sumatera, mulai dari Sipirok, Tarutung, Sarulla, hingga Siborong-borong, rela mengantre berjam-jam demi mendapatkan bahan bakar.Di SPBU Tarutung, seorang sopir angkutan kota (angkot) bernama Gabe (31) menghabiskan waktu hingga 15 jam hanya untuk mengisi tangki mobilnya.Gabe mengaku sudah memarkirkan kendaraannya dalam antrean sejak pagi hari dan baru mendapatkan giliran pengisian pada malam hari pukul 21.00 WIB."Sudah dari pagi ini di sini, dari jam 06.00 WIB. Enggak ada stoknya, makanya lama," kata Gabe saat ditemui Kompas.com di lokasi, Minggu malam.Baca juga: Prabowo Sindir Bupati Aceh Selatan yang Pergi Umrah saat Banjir: Kalau Mau Lari, Copot SajaPenantian panjang Gabe terasa semakin berat karena pihak SPBU menerapkan pembatasan pembelian akibat stok yang menipis.Pengendara tidak diperbolehkan mengisi tangki hingga penuh (full tank) dan pembeliannya dibatasi maksimal 20 liter."Sudah lama antre, enggak bisa penuh juga. Cuma Rp 200.000 saja boleh isinya, full-nya Rp 300.000 biasanya," ujar Gabe dengan raut kecewa.Menurut Gabe, kelangkaan stok BBM ini terjadi secara merata di seluruh SPBU di wilayah Tapanuli Utara.Hal ini membuatnya harus bertahan dalam antrean meski harus kehilangan pendapatan karena tidak bisa menarik penumpang seharian."Di mana-mana, semuanya sama. Enggak ada semua stoknya, kalau ada enggak mungkin aku antre dari pagi begini," tuturnya.Baca juga: Pascabanjir dan Longsor, 45 Desa di Tapanuli Masih Terisolasi, Berikut DaftarnyaIa pun mendesak pemerintah pusat untuk tidak hanya fokus pada titik bencana di wilayah tetangga, tetapi juga memperhatikan dampak di daerah penyangga seperti Tapanuli Utara yang sudah dua pekan mengalami kesulitan BBM."Tolong lah pemerintah, menteri, diperhatikan kami ini. Masa mau beli minyak (BBM) saja sulit kali?" ucapnya.Kondisi serupa juga terjadi di SPBU kawasan Kecamatan Siborong-borong.Antrean kendaraan mengular hingga lebih dari 1 kilometer dan memakan badan jalan dari arah utara ke selatan.
(prf/ega)
BBM Langka, Warga Tarutung Tapanuli Utara Antre di SPBU hingga 15 Jam
2026-01-12 13:37:49
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 13:01
| 2026-01-12 12:49
| 2026-01-12 12:46
| 2026-01-12 12:25
| 2026-01-12 12:21










































