- Bagi perempuan, kebiasaan yang dimulai sejak usia 20-an menjadi modal untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan di masa mendatang.Pilihan gaya hidup yang dibangun sejak usia 20-an dapat memengaruhi kondisi fisik, mental, dan emosional dalam jangka panjang.“Pilihan yang dibuat di usia 20-an memiliki dampak jangka panjang terhadap proses penuaan, baik secara fisik, mental, maupun emosional,” kata Melinda Steele, MD., DipABLM., seperti melansir dari Eating Well, Selasa .Baca juga: 10 Kebiasaan Pagi yang Berdampak Baik untuk Kesehatan OtakBerikut enam kebiasaan yang dinilai para ahli penting mulai diterapkan perempuan sejak usia 20-an.Aktivitas fisik tidak harus selalu berupa olahraga berat. Jalan cepat atau melakukan aktivitas olahraga favorit sudah cukup untuk menjaga kebugaran tubuh dan kesehatan otak.Steele menilai gerak tubuh harian membantu meningkatkan suasana hati, fokus, dan daya tahan tubuh.Selain itu, aktivitas fisik yang dilakukan secara konsisten sejak muda cenderung lebih mudah dipertahankan hingga usia lanjut.Ahli gizi dan pelatih kebugaran, Maxine Yeung, juga menyebutkan bahwa olahraga rutin dapat berkontribusi pada rasa percaya diri dan kesadaran tubuh yang lebih baik.Baca juga: Ini 14 Kebiasaan Orang Jepang untuk Hidup Lebih LamaPaparan sinar ultraviolet sejak usia muda berkontribusi besar terhadap tanda-tanda penuaan dini, seperti keriput, flek hitam, dan penurunan elastisitas kulit.“Paparan UV di usia muda menyumbang sebagian besar tanda penuaan yang terlihat di kemudian hari,” kata Steele.Menggunakan tabir surya minimal SPF 30+ setiap hari, termasuk saat cuaca mendung, membantu melindungi kolagen alami kulit dan menurunkan risiko kanker kulit.Baca juga: 2 Kebiasaan yang Bisa Bikin Gigi MenguningLatihan kekuatan atau resistance training bukan hanya soal membentuk otot, tetapi juga penting untuk kesehatan tulang hingga di usia lanjut.Menurut Yeung, sebagian besar massa tulang puncak perempuan terbentuk sebelum usia 30 tahun. “Usia 20-an adalah waktu yang tepat untuk membangun rutinitas latihan beban seluruh tubuh dua hingga tiga kali seminggu,” kata Yeung.Latihan kekuatan dua hingga tiga kali per minggu membantu menjaga kepadatan tulang dan menurunkan risiko osteoporosis di kemudian hari. Latihan ini juga mendukung metabolisme tubuh dan komposisi lemak yang lebih sehat.Baca juga: Kebiasaan Makan Sendirian Bikin Lansia Rentan Alami Masalah Kesehatan
(prf/ega)
6 Kebiasaan yang Sebaiknya Dimulai Perempuan Sejak Usia 20-an
2026-01-12 04:12:05
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 03:40
| 2026-01-12 03:37
| 2026-01-12 02:12
| 2026-01-12 01:43










































