Beasiswa Kuliah S2 Gratis ke Belgia, Tak Wajib Pulang ke Indonesia Setelah Lulus

2026-02-05 09:13:53
Beasiswa Kuliah S2 Gratis ke Belgia, Tak Wajib Pulang ke Indonesia Setelah Lulus
- Pemerintah Belgia kembali menawarkan peluang beasiswa penuh melalui VLIR-UOS-ICP Connect Scholarship Programme 2026.Sebuah skema pendanaan internasional yang ditujukan bagi mahasiswa dari negara berkembang, termasuk Indonesia, untuk studi Master di Belgia tanpa syarat kewajiban pulang setelah lulus.Beasiswa ini menjadi pilihan menarik bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan tinggi di Eropa fully funded dan membangun karier global tanpa harus kembali ke negara asal sebagai syarat beasiswanya.Program beasiswa ini merupakan bagian dari International Courses Programme (ICP) yang didukung oleh VLIR-UOS, sebuah organisasi yang dibiayai pemerintah Belgia untuk meningkatkan kerja sama pendidikan dan pembangunan global.Baca juga: Beasiswa Non-gelar ke Amerika bagi Guru SD-SMA, Dibiayai Penuh Selama 6 BulanMelalui ICP Connect, pelajar internasional mendapatkan dukungan finansial menyeluruh selama masa studi sesuai dengan program yang diikuti.VLIR-UOS-ICP Connect Scholarship Programme adalah skema beasiswa penuh untuk program master yang diajarkan dalam bahasa Inggris di universitas-universitas Flanders, Belgia.Dilansir dari laman Turniversite.com, Senin , beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswa internasional dari negara-negara mitra termasuk Indonesia.Program ini fully funded, yang berarti semua biaya utama ditanggung pemberi beasiswa.Beasiswa ini tidak mensyaratkan penerima kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan studi, sehingga lulusan bebas mengejar karier riset, akademik, atau profesional di Belgia, Eropa, atau di negara lain sesuai tujuan pribadi dan profesional mereka.Baca juga: Pendidikan Rosan Roeslani CEO Danantara, Kuliah di AS dan BelgiaiStockphoto/nirat Ilustrasi beasiswa LPDP, imbas kebijakan imigrasi Amerika SerikatPenerima beasiswa ICP Connect Scholarships 2026/2027 akan mendapatkan:Pembiayaan diperuntukkan selama durasi studi master, yaitu 12 hingga 24 bulan tergantung lamanya program yang ditempuh.Baca juga: Beasiswa S2 Gratis ke Belgia 2024 Tanpa Batas UsiaBeasiswa ini mencakup sejumlah program Master yang relevan dengan pembangunan global dan kebijakan internasional, antara lain:Program-program ini umumnya diajarkan dalam bahasa Inggris dan fokus pada isu perkembangan berkelanjutan, manajemen sumber daya, serta studi pembangunan global.Baca juga: Beasiswa S2 ke Belgia Tanpa Wawancara, Uang Saku Rp 23 Juta Per BulanCalon pelamar beasiswa VLIR-UOS-ICP Connect harus memenuhi sejumlah kriteria:Pendaftaran dilakukan melalui portal pendaftaran program Master di universitas yang dituju, di mana pelamar juga harus menyatakan keinginan untuk dipertimbangkan dalam seleksi beasiswa VLIR-UOS pada saat pendaftaran.Baca juga: Beasiswa S2 Gratis ke Belgia, Tanpa Tahapan WawancaraUntuk periode 2026/2027, pendaftaran VLIR-UOS-ICP Connect telah dibuka sejak Oktober 2025 dan akan ditutup pada 1 Februari 2026 di sebagian besar universitas peserta, misalnya di KU Leuven.Hasil seleksi biasanya diumumkan pada Musim Semi 2026, setelah melalui proses evaluasi akademik oleh pihak universitas dan perhitungan skor beasiswa oleh VLIR-UOS.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan sejak IASC beroperasi pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025, lembaga itu telah menerima 343.402 laporan penipuan. Laporan tersebut menunjuk 563.558 rekening yang terkait aktivitas penipuan, di mana 106.222 rekening telah diblokir.Dari keseluruhan laporan, total kerugian yang dilaporkan korban mencapai Rp 7,8 triliun, sementara upaya pemblokiran dana berhasil menahan Rp 386,5 miliar.“Sejak awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 sampai dengan 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran,” ujar Hudiyanto lewat keterangan pers, Sabtu .Baca juga: Penipuan AI Deepfake Kian Marak, Keamanan Identitas Digital Diuji“Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp 7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp 386,5 miliar,” paparnya. Menurut Hudiyanto, angka-angka itu memperlihatkan sejauh mana pelaku memanfaatkan platform digital untuk menjerat korban, mulai dari pinjaman online alias pinjol ilegal hingga tawaran investasi palsu, sehinggga penindakan masif diperlukan untuk melindungi konsumen.Sebagai bagian dari penindakan, Satgas PASTI kembali memblokir 776 aktivitas dan entitas keuangan ilegal, yang terdiri atas 611 entitas pinjaman online ilegal, 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri), dan 69 tawaran investasi ilegal.

| 2026-02-05 09:30