Berkat Dua Inovasi Ini, Pemkab Mimika Raih Penghargaan di IGA 2025

2026-01-16 21:08:06
Berkat Dua Inovasi Ini, Pemkab Mimika Raih Penghargaan di IGA 2025
- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, Papua Tengah, meraih penghargaan Innovative Govmernment Award (IGA) 2025 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).Penghargaan bergengsi tingkat nasional itu diterima berkat inovasi Pemkab Mimika dalam mendorong transformasi birokrasi hingga mempermudah pelayanan publik.Bupati Mimika Johannes Rettob mengatakan bahwa capaian ini adalah berkat kerja keras dan kerja sama semua pihak."Penghargaan ini saya persembahkan untuk seluruh masyarakat Mimika dari kota hingga pelosok kampung," terang Johannes Rettob yang menerima langsung penghargaan tersebut di acara seremoni IGA 2025 di Grand Ballroom Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat, Rabu ,Dia pun turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Mimika dan masyarakat Mimika.Baca juga: Integrasi Digital Jadikan Surabaya sebagai Kota Terinovatif Versi IGA 2025"Ini membuktikan bahwa Mimika mampu bertransformasi menjadi daerah yang adaptif terhadap perubahan zaman. Kami tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga membangun infrastruktur pelayanan yang inovatif, cepat, dan transparan," tegas Johannes dalam siaran persnya. Johannes melanjutkan, predikat ini diraih setelah Pemkab Mimika melewati serangkaian tahapan seleksi yang sangat ketat oleh Kemendagri sepanjang tahun 2025.Proses seleksi tersebut meliputi pelaporan indeks inovasi daerah, presentasi kepala daerah di hadapan tim penilai independen, hingga validasi lapangan.Penghargaan tersebut diraih Pemkab Mimika berkat dua inovasi unggulan. Inovasi itu dinilai berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, yakni di sektor ketahanan pangan dan pelayanan kesehatan.Inovasi pertama adalah Sistem Manajemen Pemasaran Cepat, Mudah, dan Aman (Simacemuda)  yang digagas oleh Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Mimika.Aplikasi ini hadir sebagai solusi cerdas untuk menjembatani pemasaran komoditas pangan lokal, memastikan distribusi yang lebih efisien, serta menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan bagi masyarakat.Baca juga: Dukung Perkembangan UMKM, Pemkab Mimika Permudah Izin UsahaInovasi kedua adalah Sistem Informasi Poliklinik (Si Poli) milik Rumas Sakut Umum Daerah (RSUD Mimika.Inovasi digital ini berhasil mereformasi manajemen pelayanan di rumah sakit daerah, mulai dari pendaftaran yang lebih cepat, penguraian antrean pasien, hingga digitalisasi rekam medis yang membuat layanan kesehatan menjadi jauh lebih efektif dan manusiawi.Yohannes menekankan, IGA 2025 menjadi cambuk motivasi untuk tidak berpuas diri. Pasalnya, tantangan ke depan adalah menjaga konsistensi dan keberlanjutan dari inovasi yang telah dibangun."Inovasi bagi kami adalah sebuah keharusan, bukan pilihan. Di era digital ini, masyarakat menuntut pelayanan yang serba cepat. Pemkab Mimika berkomitmen untuk terus melahirkan terobosan baru yang solutif.Dalam IGS 2025, Pemkab Mimika juga meraih peringkat ketiga sebagai peserta booth pameran produk lokal terbaik. Booth yang menampilkan ragam produk unggulan daerah itu mendapat apresiasi atas kreativitas dan kualitas kurasinya.Johannes hadir langsung menerima penghargaan tersebut sebagai bentuk komitmen daerah dalam mendorong inovasi dan pemberdayaan ekonomi lokal.Baca juga: Temui Sekjen Kemendagri, Tokoh Masyarakat Bersama DPRD dan Pemkab Mimika Sampaikan Dukungan Pemekaran PapuaDengan diraihnya sejumlah penghargaan ini, Kabupaten Mimika diharapkan dapat menjadi role model atau percontohan bagi daerah-daerah lain, khususnya di wilayah Papua Tengah, dalam hal tata kelola pemerintahan yang modern dan inovatif.Sebagai informasi, IGA merupakan barometer kinerja inovasi pemerintah daerah di Indonesia. Kemendagri memberikan apresiasi ini kepada daerah yang dinilai mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, dan pembangunan sesuai amanat UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-16 20:32