SRAGEN, - Seorang sopir truk tronton berinisial AW (47) ditemukan meninggal dunia di teras depan sebuah kios komputer di Gemolong, Sragen, Rabu malam.Korban diduga meninggal akibat kelelahan. Sebelumnya, korban sempat terlihat mengganti ban truk.Kasi Humas AKP Sigit Sudarsono mengungkapkan bahwa lokasi penemuan korban berada di teras kios komputer yang berada di Jalan Raya Solo–Purwodadi Km 19, Gemolong.Menurutnya, sekitar pukul 18.00 WIB, saksi T (41), warga Gemolong, melihat korban sedang memasang dongkrak untuk mengganti ban truk tronton Mitsubishi bernomor polisi B-9957-QM di tepi jalan.“Sekitar pukul 20.50 WIB, saksi kembali melintas dan melihat korban sudah dalam posisi tertelungkup di teras depan kios, tak jauh dari truknya,” ujar AKP Sigit dalam keterangan tertulis, Kamis .Baca juga: Dikira Hilang dari Rumah, Lansia di Sragen Tewas di Dalam SumurSaksi kemudian menghubungi pengemudi ambulans RSU Assalam Gemolong.Setibanya di lokasi, petugas menemukan korban dalam kondisi telungkup dan mengeluarkan darah dari mulut.Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Gemolong dan Puskesmas setempat. Selanjutnya, korban dilakukan pemeriksaan.Pemeriksaan awal di lokasi memastikan korban telah meninggal dunia. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSU Assalam Gemolong.Baca juga: 73 Desa di Sragen Belum Terima Dana Desa Tahap 2, Penjelasan Kemenkeu DitungguSementara itu, berdasarkan hasil pemeriksaan Visum et Repertum (VER) luar menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan.Berdasarkan hasil tersebut, AKP Sigit mengatakan, korban diduga meninggal karena mengalami kelelahan.Baca juga: Perempuan Ini Nekat Selundupkan Sabu di Kemaluan untuk Mantannya di Lapas Sragen“Dari pemeriksaan saksi-saksi dan VER luar, tidak ditemukan adanya tanda kekerasan. Korban diduga meninggal karena kelelahan,” jelas AKP Sigit.Korban diketahui warga asal Kabupaten Boyolali. Pihak keluarga, kata AKP Sigit, menyampaikan bahwa korban tidak memiliki riwayat penyakit.Setelah dilakukan pemeriksaan, pihak keluarga korban juga menolak otopsi dan membuat surat pernyataan penolakan.Baca juga: Kena Tipu Ibu-ibu yang Tunjukkan Transfer Fiktif, Jasa Penukaran Uang di Sragen Rugi Rp 55 JutaSetelah seluruh proses selesai, jenazah korban—yang merupakan warga Teras, Boyolali—kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
(prf/ega)
Usai Ganti Ban, Sopir Truk Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Gemolong Sragen
2026-01-11 15:21:55
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 22:09
| 2026-01-11 22:03
| 2026-01-11 21:57
| 2026-01-11 20:50










































