Jadwal dan Daftar 26 Tol yang Terapkan Diskon Tarif di Libur Nataru 2025

2026-01-12 04:18:55
Jadwal dan Daftar 26 Tol yang Terapkan Diskon Tarif di Libur Nataru 2025
- Masyarakat yang berencana bepergian saat libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) kini bisa menikmati diskon tarif tol.Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) memastikan potongan tarif tol diberlakukan di sejumlah wilayah pada tanggal tertentu.Kebijakan ini bertujuan mendukung kelancaran mobilitas masyarakat di masa puncak perjalanan liburan.Dilansir dari Kompas.tv, Kemen PU menyampaikan bahwa masyarakat akan mendapatkan potongan tarif sebesar 10–20 persen di 26 ruas tol.“Besaran diskon tarif tol berkisar 10 sampai 20 persen, sesuai usulan masing-masing BUJT (Badan Usaha Jalan Tol),” kata Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti dalam Rapat Kerja Komisi V DPR RI, Senin .Baca juga: Diskon Tarif Tol 10-20 Persen Diterapkan di 26 Ruas, Ini DaftarnyaDiana menyebut diskon tarif tol berlaku untuk perjalanan terjauh (barrier to barrier) dengan pembayaran uang elektronik.Pastikan saldo uang elektronik mencukupi agar diskon tidak batal secara sistem. Hal ini karena Diskon batal apabila saldo kurang atau data asal–tujuan tidak terbaca.Diskon tarif tol akan berlaku pada tiga hari berikut ini:Sementara itu, beberapa ruas punya jadwal khusus:26 ruas jalan tol yang menerapkan diskon tarif tol ini meliputi sembilan ruas di Tol Trans Jawa, 12 ruas Tol Trans Sumatera, 3 ruas tol non-Jawa, dan 2 ruas Tol Lingkar Jabodetabek.Kemenhub memperkirakan mobilitas warga saat Nataru sangat tinggi, mencapai 119,5 juta perjalanan atau 42,01 persen penduduk Indonesia.“Hasil survei menunjukkan sekitar 119,5 juta orang berpotensi melakukan perjalanan pada masa libur Nataru 2025/2026,” ujar Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dalam Rakor Angkutan Nataru, Jumat .Tren mobilitas meningkat 2,71 persen karena libur sekolah yang panjang, infrastruktur yang makin baik, serta tingginya minat wisata dan aktivitas budaya.“Banyak masyarakat yang ingin merayakan Natal di kampung halaman, sementara akses transportasi juga makin membaik,” kata Dudy.Mayoritas masyarakat akan memakai mobil pribadi dengan porsi 42,78 persen atau sekitar 51,12 juta orang.“Tingginya pilihan terhadap kendaraan pribadi menandakan perlunya manajemen lalu lintas yang lebih intensif, khususnya pada ruas tol dan akses menuju simpul transportasi,” ucapnya.Setelah mobil pribadi, moda yang paling diminati adalah sepeda motor (18,41 persen atau 22 juta orang), bus (8,17 persen), mobil sewa (7,43 persen), dan mobil travel (6,39 persen).Sementara pesawat, kereta jarak jauh, kapal laut, kapal penyeberangan, dan commuter line berada di bawah 4 persen.


(prf/ega)