Tawuran Pecah Lagi di Tallo, Satu Remaja Tewas Tertembak Senapan Angin

2026-01-12 03:01:50
Tawuran Pecah Lagi di Tallo, Satu Remaja Tewas Tertembak Senapan Angin
MAKASSAR, - Tawuran kembali terjadi di kawasan Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Jumat dini hari.Tawuran tersebut bukan lagi terjadi di kawasan pekuburan Beroanging yang baru-baru ini mengakibatkan belasan rumah terbakar. Kali ini terjadi di wilayah Kelurahan Layang.Tawuran kali ini melibatkan dua kubu pemuda dari Jalan Layang dan Jalan Tinumbu.Akibat tawuran itu, seorang pelajar yang masih berusia 16 tahun tewas.Baca juga: Dugaan Bekingan Senapan Angin di Balik Tawuran Tallo, Warga Pertanyakan PelakuKapolsek Tallo Kompol Syamsuardi mengatakan, korban berinisial MH tersebut tewas diduga akibat terkena senapan angin di bagian dada."Sementara kita selidiki dulu, sementara didalami. Korban kena peluru di bagian dada," kata Syamsuardi dikonfirmasi, Jumat.Kata Syamsuardi, saat ini di lokasi tersebut sudah terbilang kondusif.Pihaknya juga tengah berkoordinasi dengan Satbrimob Polda Sulsel untuk melakukan pengamanan."Rencana pimpinan akan menempatkan pasukan Brimob di titik-titik yang masuk lorong (TKP). Kita upayakan penambahan pasukan," jelas dia.Sebelumnya, polisi telah mengamankan pelaku penembakan yang menewaskan pria bernama Nursam Sutte alias Civas (40) saat terjadi tawuran antarwarga di kawasan pekuburan Beroanging, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro mengatakan, pelaku penembakan terhadap korban yakni pemuda berinisial CBT (35), saat ini masih tengah menjalani pemeriksaan intensif."Alhamdulillah, kemarin kami anggota di lapangan sudah berhasil menangkap pelakunya, satu orang pelaku," kata Djuhandhani saat ditemui awak media di Mapolda Sulsel, Rabu .Kata Djuhandhani, penembakan terhadap Civas terjadi saat tawuran antarwarga di Kecamatan Tallo, pada Minggu .Civas pun langsung dilarikan ke rumah sakit (RS) hingga dinyatakan meninggal dunia pada Senin .Usai Civas dimakamkan, pada Selasa , ratusan massa mulai kembali terlibat saling serang hingga menimbulkan kebakaran hebat di kawasan padat penduduk tersebut."Saat ini total kerugian ada 13 rumah terbakar, dan saat ini untuk menjaga situasi bisa lebih terjaga dan kondusif, kami melakukan pengamanan, di mana pengamanan kami, perkuatan dari Brimob dan Samapta Polda dan juga dari Polrestabes," ungkap Djuhandhani.


(prf/ega)