Polisi Tampilkan Peraga Korban Kecelakaan hingga Pocong untuk Ingatkan Pentingnya Keselamatan Berkendara

2026-01-12 06:14:52
Polisi Tampilkan Peraga Korban Kecelakaan hingga Pocong untuk Ingatkan Pentingnya Keselamatan Berkendara
TULUNGAGUNG, - Anggota Satuan Lalu Lintas Polres Tulungagung, Jawa Timur, menggunakan metode yang unik untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah tersebut.Pada Kamis , polisi menghadirkan peragaan yang menyerupai korban kecelakaan, hantu pocong, hingga keranda mayat, sebagai bagian dari sosialisasi pentingnya keselamatan berkendara.Aksi yang berlangsung di Simpang Empat Jepun Tulungagung tersebut bertujuan menggugah kesadaran para pengendara agar lebih berhati-hati di jalan.Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Operasi Zebra Semeru 2025 yang tengah berlangsung.Baca juga: Operasi Zebra 2025: Ini Daftar Pelanggaran Prioritas dan Besaran DendanyaDengan konsep visual yang mengejutkan dan menarik perhatian, polisi berharap pesan keselamatan dapat lebih mudah diterima, terutama oleh pengendara yang sering kali mengabaikan aturan lalu lintas.Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Muhammad Taufik Nabila, menjelaskan bahwa pendekatan kreatif ini merupakan strategi preemtif untuk menekan tingginya angka kecelakaan di daerah tersebut."Sosialisasi ini bagian dari Operasi Zebra Semeru 2025 yang mengedepankan tindakan preemtif dan preventif.""Kami ingin para pengguna jalan tergerak dari hati mereka sendiri untuk lebih tertib dan memahami bahwa kecelakaan bisa terjadi kapan saja," ungkap Taufik di lokasi kegiatan.Ia menegaskan bahwa visualisasi korban kecelakaan hingga keranda jenazah sengaja ditampilkan agar pengendara menyadari konsekuensi fatal dari pelanggaran lalu lintas.Baca juga: Berhadiah Susu hingga Minyak Goreng, Operasi Zebra Candi 2025 Malah Diminati Pengendara"Lewat tema ini, kami berharap masyarakat benar-benar paham bahwa keselamatan adalah prioritas. Jika tertib, maka angka kecelakaan bisa ditekan," tambahnya.Selain memberikan imbauan langsung, petugas juga membagikan helm gratis kepada pengendara motor yang kedapatan menggunakan helm tidak layak pakai.Langkah ini diambil sebagai bentuk edukasi dan upaya nyata untuk meningkatkan perlindungan bagi pengguna jalan.Selama sembilan hari Operasi Zebra Semeru 2025 digelar, Satlantas Polres Tulungagung telah menindak sedikitnya 5.000 pelanggar.Penindakan yang dilakukan mulai dari teguran di tempat, tilang manual, hingga Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).Baca juga: H+5 Operasi Zebra 2025, Korlantas Catat Lebih dari 300.000 PelanggaranMeskipun berbagai upaya telah dilakukan, catatan kecelakaan masih menunjukkan angka yang perlu diwaspadai.Dalam periode yang sama, terjadi 19 kejadian kecelakaan, yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia dan 32 orang mengalami luka-luka.Satlantas Polres Tulungagung berharap dengan pendekatan edukasi yang lebih menyentuh secara psikologis, kesadaran masyarakat untuk tertib berkendara dapat meningkat, sehingga keselamatan bersama dapat terwujud.


(prf/ega)