Polri Undang Kepolisian Hong Kong, Pelajari Model Penanganan Unjuk Rasa

2026-01-12 06:17:32
Polri Undang Kepolisian Hong Kong, Pelajari Model Penanganan Unjuk Rasa
BOGOR, - Polri menghadirkan perwakilan Kepolisian Hongkong dalam Apel Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) 2025 untuk mejnadi pembicara terkait model penanganan aksi massa dan kebebasan berpendapat yang dinilai lebih efektif dan humanis."Kita mengundang pembicara dari Kepolisian Hongkong terkait dengan kita ingin mencari model-model untuk penanganan aksi, khususnya kebebasan mengeluarkan pendapat," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers di Satlat Korbrimob Polri, Cikeas, Jawa Barat, Senin .Apel Kasatwil 2025 ini digelar mulai Senin hingga Rabu di Satlat Korbrimob Polri, Cikeas, Bogor.Baca juga: Besok, Polri Gelar Apel Kasatwil 2025 Dihadiri Seluruh KapolresKegiatan ini diikuti para kapolda, kapolres, serta pejabat utama Polri, dan digelar dengan konsep peserta tinggal di tenda-tenda lapangan untuk memperkuat soliditas internal.Menurut Sigit, model penanganan aksi dari Hongkong akan menjadi bahan evaluasi Polri, terutama untuk membedakan pendekatan terhadap demonstrasi damai dan situasi kerusuhan massa yang berpotensi mengancam stabilitas keamanan.Sigit menjelaskan, Apel Kasatwil tahun ini menjadi momentum review doktrin dan evaluasi kinerja.Baca juga: Demo Hong Kong Diajukan Raih Nobel PerdamaianIa menyebutkan, harus memperkuat pemahaman Tribrata dan Catur Prasetya sebagai dasar pelaksanaan tugas.“Tentunya banyak hal yang kita lakukan terkait bagaimana Polri di acara Apel Kasatwil ini melakukan refleksi terkait dengan apa yang sudah kita lakukan dan hal-hal yang harus kita perbaiki," ujarnya.Dalam kesempatan itu, Polri juga meluncurkan satu sistem yang menggabungkan kanal layanan digital 110 dengan mekanisme respons cepat anggota di lapangan.Harapannya, polisi bisa turun segera setelah menerima laporan masyarakat.Baca juga: AS Disebut Pakai Standar Ganda di Demo George Floyd dan Demo Hong KongSigit juga menyinggung kebutuhan penyesuaian dengan sejumlah aturan baru, termasuk pembaruan KUHAP dan isu hukum terkini.Dengan seluruh rangkaian kegiatan ini, Kapolri berharap Apel Kasatwil 2025 menjadi tonggak penting untuk mewujudkan Polri yang lebih responsif dan adaptif.“Apel Kasatwil ini tentunya menjadi semangat Polri untuk kemudian mengkonsolidasikan ulang dan kemudian mewujudkan institusi Polri yang lebih responsif, adaptif dan tentunya betul-betul bisa mewujudkan institusi Polri sesuai dengan apa yang diharapkan masyarakat," kata Sigit.


(prf/ega)