- China bersiap mengerahkan robot humanoid untuk membantu tugas patroli dan pemeriksaan di kawasan perbatasan yang sibuk dengan Vietnam.Perusahaan teknologi asal Shenzhen, UBTECH Robotics, meraih kontrak senilai 37 juta dollar AS (sekitar Rp 620 miliar) untuk mengoperasikan robot humanoid Walker S2 di Fangchenggang, kota pesisir di wilayah Guangxi yang berbatasan langsung dengan Vietnam.Fangchenggang dikenal sebagai salah satu titik perlintasan tersibuk, dengan arus harian truk kargo, bus, dan wisatawan yang terus bergerak.Mengutip laporan Earth, Rabu , proyek ini dijadwalkan mulai berjalan pada Desember 2025 dan disebut sebagai salah satu uji coba lapangan paling menantang bagi teknologi robot humanoid.Aktivitas di kawasan perbatasan menuntut kecepatan dan ketelitian tinggi, dengan ruang kesalahan yang sangat minim.Karena itu, Fangchenggang dipilih sebagai lokasi uji coba untuk menilai apakah robot mampu beroperasi stabil di ruang publik yang padat dan dinamis.Jika uji coba dinilai berhasil, model serupa berpotensi diterapkan di bandara, pelabuhan, dan stasiun kereta api dengan arus manusia tinggi.Baca juga: Australia Kembangkan Robot Laba-laba Charlotte, Bisa Bangun Rumah Kurang dari 24 JamOrbbec Ilustrasi robot
(prf/ega)
China Kerahkan Robot Humanoid di Perbatasan dengan Vietnam, Ini Spesifikasi dan Tugasnya
2026-01-12 06:24:13
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:39
| 2026-01-12 06:26
| 2026-01-12 06:06
| 2026-01-12 05:28










































