Dirjen Pajak Tanggapi MUI soal PBB: Prinsipnya Tidak Ada Pajak untuk yang Tak Mampu

2026-02-03 23:21:52
Dirjen Pajak Tanggapi MUI soal PBB: Prinsipnya Tidak Ada Pajak untuk yang Tak Mampu
BALI, -Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Dirjen Pajak) Bimo Wijayanto menjelaskan sikap pemerintah terkait rilis Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyoroti pajak bumi dan bangunan (PBB) untuk rumah yang dihuni.Menurut Bimo, pandangan MUI tidak bertentangan dengan prinsip perpajakan. Ia menilai isu PBB memang menantang karena pemungutannya berada di bawah kewenangan pemerintah daerah, bukan pemerintah pusat."Yang disampaikan MUI tidak bertentangan tapi ada yang cukup challenging," ujarnya dalam Media Gathering di Kantor Wilayah Pajak Bali, Selasa .Baca juga: Ini Respons Dirjen Pajak terkait Fatwa MUI Soal Pajak BerkeadilanBimo menyamakan prinsip pajak dengan zakat. Ia menjelaskan setiap penghasilan memiliki hak untuk orang lain. Pajak menjadi instrumen untuk menjalankan fungsi itu. Tujuannya memastikan distribusi yang lebih adil.Ia menegaskan tidak ada pengenaan pajak kepada masyarakat yang tidak mampu. Prinsip itu sudah tercermin melalui berbagai ketentuan yang berlaku.“Salah satu hasil kesepakatan musyawarah itu seyogyanya tidak ada pengenaan pajak ke orang yang tidak sesuai dengan kemampuan. Pajaknya sudah ada konsep penghasilan tidak kena pajak, kemudian sudah ada konsep threshold untuk PPN, untuk UMKM juga sudah threshold, di bawah Rp 500 juta tidak kena pajak, lalu ada pajak final,” jelasnya.Ia menambahkan, urusan PBB sektor perdesaan dan perkotaan (P2) kini sepenuhnya berada di tangan pemerintah daerah. Aset nonkomersial seperti sekolah, pesantren, rumah sakit, dan lembaga keagamaan selama ini sudah mendapatkan fasilitas keringanan.“Sepemahaman kami ada fasilitas, diskon, potongan. Fasilitas-fasilitas non-profit keagamaan, sosial, kesehatan, pendidikan ada tarif khusus PBB,” ujarnya.Baca juga: BPJPH Tetapkan Vaksin HPV NusaGard Halal, Sudah Disahkan MUIBimo menekankan keringanan itu berada dalam kewenangan pemerintah daerah setelah desentralisasi PBB-P2. Meski begitu, ia menyebut prinsip keadilan menjadi dasar yang tetap dijaga.Ia menilai isu ini tidak perlu melebar. Menurut Bimo, ruang polemik tidak ada. “Bagi kami tidak ada polemik,” tandasnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

33. Bagaimana pola pengembangan paragraf ke-1, ke-2, dan ke-3 pada teks tersebutTentukan Benar (T) atau Salah (S) untuk setiap pernyataan berikut!34. Percakapan:Dini: Teks tersebut sangat menarik dan bisa menambah wawasan kita, terutama jika kita berencana untuk mengembangkan suatu bisnis kecil.Rio: Iya, pilihan katanya juga sangat mudah dimengerti sehingga orang yang awam terhadap istilah di bidang ekonomi juga mudah memahami isi informasi yang disajikan.Sena: Aku sependapat dengan kalian berdua, tetapi rasanya teks tersebut akan lebih baik jika disertai data pertumbuhan UKM dalam kurun waktu lima tahun terakhir atau pendapat ahli di bidang ekonomi.Berdasarkan percakapan tersebut, mengapa pendapat Sena sangat baik dalam menilai keakuratan informasi yang disajikan?Tentukan Setuju atau Tidak Setuju untuk setiap alasan berdasarkan isi teks!Baca juga: 30 Soal PTS PAI Kelas 3 Semester 1 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban STS Pendidikan Agama IslamTeks untuk soal nomor 35-37!Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus hoyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau. Tak satupun barang tertinggal di rumah lama. Begitu juga dengan sahabatku, loami harus berpisahBertemu dengannya setelah sekian lama, mengingatkan kembali pada pengalaman kami dahulu. Pengalaman yang menjadikan dia, walau tidak setiap waktu, selalu lekat di ingatan saya. Tentu dia mengingatnya pula, bahkan saya yakin rasa yang dildapnya lebih besar efeknya. Karena sebagai seorang sahabat, dia jelas jauh lebih tulus dan setia daripada saya. Tak terasa mata saya mulai berkaca-kacaSaat malam itu saya berada di sini, memperhatikannya belajar. Selesai belajar, dia menyuruh saya pulang karena hendak pergi mencari jangkrik. Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan. Ayah dan ibunya pun melarang. Saya sering mendengar cerita mengasyikan anak-anak beramai-ramai berangkat ke sawah selepas iaya untuk mencari jangkrik. Sayang, Ayah tidak pernah membolehkan saya. Tapi malam itu saya nekat dan sahabat saya itu akhirnya tidak kuasa menolak. Tidak ganti baju? tanya saya heran begitu dia langsung memimpin untuk berangkat. Itu hari Jumat, Seragam coklat Pramuka yang dikenakannya sejak pagi masih akan terpakai untuk bersekolah sehari lagi. Dia memang tidak memiliki banyak pakaian hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan saja. Tapi memakainya untuk pergi ke sawah mencari jangkrik, rasапуа sangat tidak elokSaya mengambil alih obor dari tangannya. Rasanya belum terlalu lama kami berada di sana dan bumbung baru terisi beberapa ekor jangkrik ketika tiba-tiba angin berubah perangai. Kaget, pantat obor itu justru saya angkat tinggi-tinggi sehingga minyak mendorong sumbunya terlepas. Api dengan cepat berpindah membakar punggung saya! Terdengar teriakannya sembari melepaskan seragam coldatnya untuk dipakai menyabet punggung saya. Baju yang saya kenakan habis sepertiganya. Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam coklatnya melihat saya mulai menangis dan menggigil antara kesakitan dan kedinginan Sadar saya membutuhkan pertolongan secepatnya, dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang. Napasnya memburu kelelahan, tapi rasa tanggung jawab yang besar seperti memberinya kekuatan berlipat untuk tetap bersama saya. (Kutipan Cerpen Seragam karya Aris Kurniawan Basuki dengan penyestialan)35. Kalimat:“Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau.”Penggunaan kata boyongan memperjelas peristiwa yang dialami tokoh “saya”, yaitu …Baca juga: 50 Soal UKPPPG 2025 Guru SD dan Kunci Jawaban Uji Kompetensi PPG sebagai Bahan Latihan36. Peristiwa apa yang mungkin akan terjadi kepada sahabatnya jika tokoh saya tidak ikut mencari jangkrik malam itu? Tentukan Tepat atau Tidak Tepat untuk setiap pertanyaan berikut!37. Kalimat mana saja dari dalam kutipan cerpen tersebut yang membuktikan karakter sahabat tokoh saya merupakan seorang yang setia kawan?Pilihlah jawaban yang benar!  Jawaban benar lebih dari satu. 

| 2026-02-03 23:44