- Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengeluarkan peringatan tertinggi setelah gempa bumi magnitudo 7,5 mengguncang kawasan timur laut negara itu pada Senin malam.Dilansir dari Independent, Selasa , Otoritas meminta warga di sepanjang pesisir Pasifik tetap siaga sepanjang pekan, termasuk menyiapkan rencana evakuasi bila kondisi memaksa mereka meninggalkan rumah.Peringatan ini mencakup jalur sepanjang 1.300 kilometer, dari Prefektur Chiba di timur Tokyo hingga Hokkaido.Pemerintah memproyeksikan, jika terjadi gempa besar di lepas pantai, gelombang tsunami dapat mencapai 30 meter.Baca juga: WNI Diminta Siaga Usai Gempa Jepang, KBRI: Siapkan Jalur Evakuasi dan Tas DaruratTsunami tersebut berpotensi menewaskan hingga 199.000 orang, merusak lebih dari 220.000 rumah, dan memicu kerugian ekonomi sekitar 31 triliun yen (sekitar Rp 3.293 triliun).Gempa Jepang pada Senin malam itu melukai setidaknya 34 warga dan sempat memicu peringatan tsunami dengan ketinggian gelombang mencapai 70 sentimeter di beberapa wilayah pesisir.Meski seluruh peringatan tsunami kini telah dicabut, sejumlah pembangkit listrik tenaga nuklir di kawasan timur laut tetap menjalani pemeriksaan darurat untuk memastikan tidak ada kerusakan.Pemberitahuan ini menjadi peringatan tertinggi pertama yang dikeluarkan sejak sistem baru tersebut diperkenalkan pada 2022.Baca juga: China dan Jepang Saling Tuduh Buntut Insiden Penguncian Radar, AS Pilih Diamcanva.com Ilustrasi gempa. Jepang Keluarkan Peringatan Tertinggi Usai Gempa 7,5, Risiko Tsunami 30 Meter MengintaiPemerintah Jepang mulai menghitung skala kerusakan setelah gempa berkekuatan M 7,5 yang mengguncang pada tengah malam dan melukai sedikitnya 34 orang.Getaran kuat itu memicu tsunami kecil dan menimbulkan kerusakan ringan di sejumlah komunitas pesisir Pasifik.Otoritas setempat mengimbau warga tetap waspada karena potensi gempa susulan masih tinggi.Perdana Menteri Sanae Takaichi menyatakan pemerintah telah membentuk satuan tugas darurat untuk mempercepat penilaian kerusakan.“Kami mengutamakan keselamatan masyarakat dan melakukan segala yang kami bisa,” ujarnya kepada wartawan.Dalam sidang parlemen, Takaichi menegaskan bahwa seluruh upaya penanganan akan terus dilanjutkan.
(prf/ega)
Jepang Keluarkan Peringatan Tertinggi Usai Gempa 7,5, Risiko Tsunami 30 Meter Mengintai
2026-01-11 23:00:12
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 23:43
| 2026-01-11 22:43
| 2026-01-11 22:08
| 2026-01-11 21:29










































