BLORA, - Kasus pembuangan bayi di Hutan Jawa, Desa Semanggi, Kecamatan Jepon, Blora menjadi sorotan.Perkara ini berbuntut pada dugaan salah tangkap yang menimpa perempuan berinisial AT (16).Di sisi lain, Kepala Desa Semanggi mengaku tidak mengetahui asal-usul bayi tersebut dan memastikan tidak ada warganya yang terlibat dalam kasus ini.Penemuan bayi berjenis kelamin laki-laki itu sudah terjadi pada April 2025 lalu. Kini bayi tersebut dikabarkan telah diadopsi oleh orang lain.Baca juga: Korban Salah Tangkap di Blora Trauma dan Malu, Ibunya Jatuh SakitSorotan kini mengarah kepada polisi yang diduga melakukan salah tangkap terhadap pelaku pembuangan bayi.Kepala Desa Semanggi, Kasno, memastikan tidak ada warga desanya yang terlibat dalam kasus pembuangan bayi.Ia mengaku tidak asal-usul dari bayi tersebut."Saya enggak tahu itu bayinya siapa dan itu niatnya bagaimana, saya enggak tahu. Intinya itu bukan warga kami yang mempunyai bayi tersebut," ucap dia saat ditemui wartawan di Balai Desa Semanggi, Kamis .Ia membenarkan jika penemuan bayi tersebut memang berada di wilayahnya.Baca juga: Dugaan Salah Tangkap di Blora: Tawaran Rehabilitasi dan Kompensasi Belum Ada Titik TemuNamun demikian, pihak desa maupun bidan desa memastikan tak pernah mencurigai atau memeriksa warganya pasca peristiwa temuan bayi."Pihak desa tidak pernah memeriksa siapapun," terang dia.Diberitakan sebelumnya, Propam Polda Jawa Tengah sedang mengusut dugaan salah tangkap oleh Polres Blora.Dugaan salah tangkap tersebut menyeret seorang remaja perempuan berinisial AT (16) yang dituding sebagai pelaku pembuangan bayi.Atas laporan tersebut, Propam Polda Jawa Tengah langsung melakukan langkah penyelidikan.Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih mendalami laporan dugaan salah tangkap itu."Dan saat ini Paminal Polda Jawa Tengah sudah melakukan proses penyelidikan," kata Artanto di Kapolda Jawa Tengah, Selasa .Baca juga: Kasus Pembuangan Bayi di Blora, Propam Selidiki Dugaan Salah TangkapIa menambahkan, baik pihak pelapor maupun terlapor, termasuk penyidik dari Polres Blora, akan diperiksa secara menyeluruh guna kepentingan pendalaman kasus."Ini jadi atensi pimpinan," lanjut Artanto.
(prf/ega)
Dugaan Salah Tangkap Kasus Pembuangan Bayi di Blora, Kades: Tak Tahu Itu Bayi Siapa
2026-01-11 03:30:32
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 03:34
| 2026-01-11 03:18
| 2026-01-11 01:43
| 2026-01-11 01:38
| 2026-01-11 01:38










































