Niat Puasa Qadha Ramadhan di Bulan Rajab, Bolehkah Digabung dengan Puasa Sunnah?

2026-01-11 04:07:24
Niat Puasa Qadha Ramadhan di Bulan Rajab, Bolehkah Digabung dengan Puasa Sunnah?
– Puasa adalah ibadah pokok dalam ajaran Islam yang tidak hanya dilaksanakan pada bulan Ramadhan, tetapi juga dianjurkan pada waktu-waktu tertentu sebagai bentuk amalan sunnah.Salah satu bulan yang memiliki keistimewaan adalah Rajab, yang termasuk ke dalam empat bulan haram atau bulan suci yang dimuliakan oleh Allah SWT.Bagi umat Islam yang masih memiliki kewajiban mengganti puasa Ramadhan, bulan Rajab kerap dimanfaatkan sebagai momen untuk melaksanakan qadha.Dari sinilah muncul pertanyaan yang cukup sering diajukan: apakah niat puasa Rajab dapat digabungkan dengan qadha puasa Ramadhan, bagaimana tata caranya, serta apa saja keutamaannya? Berikut ulasan lengkapnya.Dalam pelaksanaan ibadah puasa, niat menjadi unsur yang sangat menentukan karena berfungsi menetapkan tujuan ibadah tersebut.Baca juga: Bolehkah Niat Qadha Ramadhan Digabung dengan Puasa Senin-Kamis?Terkait penggabungan niat puasa sunnah Rajab dengan qadha puasa Ramadhan, mayoritas ulama membolehkannya, dengan ketentuan niat utama diarahkan pada qadha puasa Ramadhan.Dengan niat tersebut, seseorang tetap sah menjalankan puasa qadha dan sekaligus berpeluang memperoleh pahala puasa sunnah Rajab.Sejumlah rujukan keislaman, termasuk artikel di NU Online, menjelaskan bahwa penggabungan niat puasa Rajab dan qadha Ramadhan boleh dilakukan dan dilaksanakan dalam satu hari puasa.Meski demikian, terdapat pula pendapat ulama yang menilai bahwa melaksanakan puasa qadha dan puasa sunnah secara terpisah lebih utama, agar pahala masing-masing ibadah dapat diperoleh secara sempurna.Oleh sebab itu, bagi umat Islam yang memiliki kelapangan waktu dan kemampuan, memisahkan kedua puasa tersebut tetap dianjurkan.Adapun tata cara melaksanakan puasa Rajab sekaligus qadha Ramadhan dapat dilakukan sebagai berikut:Niat dilakukan sebelum terbit fajar dengan keyakinan dalam hati bahwa puasa tersebut diniatkan untuk mengganti puasa Ramadhan sekaligus mengharap pahala puasa sunnah Rajab.Meskipun niat cukup di dalam hati, berikut lafaz yang dapat dibaca:“Nawaitu shauma ghodin ‘an qadha’i fardhi Ramadhana ma‘a sunnati Rajaba lillahi ta‘ala.”Baca juga: Apa Itu Puasa Rajab? Pengertian, Jadwal, dan Kalender Rajab 1447 HSelama berpuasa, wajib menahan diri dari segala hal yang dapat membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga matahari terbenam.


(prf/ega)