SEMARANG, - Sekitar 8.300 warga masih terdampak banjir di sembilan kelurahan di Kota Semarang, Jawa Tengah, hingga Rabu .Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo, mengatakan banjir sudah terjadi selama delapan hari dan belum menunjukkan tanda-tanda surut.“Dan mungkin hari ini titik air cukup tinggi. Kita berdoa hujan agak reda, agak berkurang sehingga air bisa turun,” kata Ribut saat ditemui di dapur umum di Jalan Pantura Semarang–Demak, Rabu.Baca juga: Banjir 90 Sentimeter di Kaligawe, Arus Pantura Semarang-Demak TersendatRibut menjelaskan, petugas gabungan dari kepolisian, BPBD, dan relawan terus disiagakan untuk membantu warga terdampak banjir.“Kemudian kami juga mendirikan posko tanggap bencana,” ujarnya.Selain itu, posko kesehatan juga sudah disiapkan bagi warga dan pengemudi yang terjebak banjir dan membutuhkan bantuan medis.“Kita akan siapkan nanti sesuai kebutuhan,” lanjut Ribut.Baca juga: Terdampak Banjir Semarang, KAI Daop 1 Jakarta Sesuaikan Operasional Perjalanan KeretaIa menambahkan, banyak warga mulai mengeluhkan gangguan kesehatan akibat terlalu lama terendam banjir.“Rata-rata penyakit gatal. Kemudian ada juga yang demam, mungkin flu karena kondisi tubuh menurun,” ujarnya.Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Endro Pudyo Martanto, mengatakan, genangan air di kawasan Jalan Kaligawe menjadi salah satu yang terparah dengan ketinggian antara 45 hingga 90 sentimeter.Petugas gabungan masih bersiaga di lapangan untuk memantau kondisi terkini dan memastikan evakuasi warga berjalan lancar.“Hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung pada Selasa sore mengakibatkan beberapa titik tergenang dan beberapa kejadian bencana alam,” ujar Endro.Baca juga: Rumah Tua Ambruk di Pecinan Semarang Timpa Satu Keluarga, 1 Orang TewasBPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama terhadap potensi hujan susulan dan kemungkinan meningkatnya debit air di kawasan pesisir dan jalur utama Semarang–Demak.
(prf/ega)
8.300 Warga Semarang Masih Terdampak Banjir, Ketinggian Hampir 1 Meter
2026-01-12 05:22:19
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:57
| 2026-01-12 04:33
| 2026-01-12 03:21










































