SOLO, - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Solo, Jawa Tengah memberikan call center kepada pengelola destinasi wisata selama libur Natal dan Tahun Baru.Ada call center dari kepolisian, Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Perdagangan (Disdag), Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Dinas Kesehatan.Kepala Bidang Destinasi dan Pemasaran Wisata Disbudpar Solo, Gembong Hadi Wibowo, mengatakan call center itu diberikan kepada pengelola destinasi saat memberikan arahan persiapan libur Nataru pada awal Desember lalu.Baca juga: Wali Kota Solo Minta Pimpinan OPD Awasi ASN yang WFAWisatawan bisa melaporkan apabila terjadi hal tidak diinginkan misalnya harga tidak wajar bisa melaporkan ke call center."Pas kita koordinasi pengelola destinasi kita berikan nomor-nomor call center Dishub kepolisian, kesehatan dan Damkar," kata Gembong dihubungi wartawan di Solo, Jawa Tengah, Senin .Selain memberikan nomor penting, kata Gembong, Disbudpar Solo menerjunkan tim ke beberapa destinasi wisata yang padat pengunjung. Seperti Pasar Gede, Koridor Gatot Subroto (Gatsu) dan Ngarsopuro."Kita menerjunkan tim ke beberapa titik keramaian di Pasar Gede, Gatsu dan Ngarsopuro kita pantau di sana," ungkap dia.Baca juga: Warga Solo Wajib Tahu! Ini Aturan Tegas Nyalakan Petasan di Tahun BaruGembong mengungkapkan bahwa Solo tidak memiliki destinasi alam. Solo terkenal dengan wisata budaya, belanja dan kuliner. Sehingga risiko kecelakaan pun sedikit."Namun demikian kami selali mengimbau para pengelola destinasi itu memperhatikan keamanan, keselamatan wisatawan," ujar Gembong.Sebelumnya, pelaku usaha kuliner dan jasa di Solo, Jawa Tengah diminta membuat daftar harga supaya tidak membuat kecewa wistawan yang datang berlibur saat Natal dan Tahun Baru (Nataru).Solo yang selama ini dikenal sebagai kota budaya dan jujugan wisata kuliner tentu akan menjadi tujuan wisatawan selama libur Nataru."Kita imbau pelaku usaha (kuliner), jasa semua untuk menerangkan harga diawal. Jadi saya sampaikan jangan membuat kecewa wisatawan," kata Wali Kota Solo, Respati Ardi, di Solo, Jawa Tengah, Jumat .Baca juga: 200 Pasukan Oranye Bakal Lembur Saat CFN Solo, Volume Sampah Diprediksi Capai 60 TonRespati juga meminta warga Solo untuk bersabar mengingat banyak wisatawan yang datang sehingga membuat jalanan menjadi padat dan keramaian di pusat perbelanjaan maupun wisata.Menurut dia dengan banyaknya wisatawan yang datang saat libur panjang membuat roda perekonomian bergerak dan meningkatkan kemajuan Solo."Bagi warga Solo asli saya dengar banyak yang marah-marah ketika diakhir tahun. Solo ramai, macet jalannya, tapi yang membuat macet itu yang membangun Solo," kata dia.Baca juga: Slamet Riyadi Ditutup Malam Tahun Baru, Simak Jadwal dan Aturan Car Free Night Solo
(prf/ega)
Solo Ramai Wisatawan di Akhir Tahun, Panduan Call Center bagi Turis
2026-01-11 03:18:11
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 03:48
| 2026-01-11 02:35
| 2026-01-11 02:29
| 2026-01-11 02:22
| 2026-01-11 01:49










































