Hilang Selama 20 Tahun di Malaysia, Pekerja Migran Asal Temanggung Akhirnya Ditemukan

2026-01-12 06:29:23
Hilang Selama 20 Tahun di Malaysia, Pekerja Migran Asal Temanggung Akhirnya Ditemukan
SEMARANG, - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyebut seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) warga Desa Mergowati, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, Seni, yang sebelumnya dikabarkan hilang selama 20 tahun di Malaysia, kini telah ditemukan.Luthfi mengaku telah menghubungi Kedutaan Besar Indonesia untuk Malaysia untuk memastikan kondisi kesehatan dan perlindungan keamanan Seni.“Saya sudah komunikasi dan koordinasi dengan Dubes. Saya cek, pendampingan hukum sudah diberikan untuk Bu Seni. Sekarang dalam perlindungan Kedutaan,” kata Luthfi dalam keterangan tertulis, Rabu .Berdasarkan hasil komunikasi, yang bersangkutan dalam kondisi aman, sehat, dan dalam pengawasan Kedutaan.Baca juga: Seni, TKI asal Temanggung, Sempat Dikira Sudah Meninggal padahal Dieksploitasi di MalaysiaUntuk itu, ia berharap agar keluarga menjadi lebih tenang.“Pemprov Jawa Tengah akan mengupayakan pemulangannya secara cepat, berikut berkoordinasi dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia,” lanjutnya.Dubes Indonesia untuk Malaysia, Indra Hermono, mengatakan, saat ini Seni masih dalam pemeriksaan Kepolisian Diraja Malaysia. Proses hukum penyidikannya masih berlangsung.“Saya pastikan Bu Seni kondisinya sehat dan aman. Hanya saja, proses hukum penyidikan Polisi Malaysia ini harus dilalui, sehingga pihak keluarga dimohon bersabar,” ujar Indra.Riki Alfian, anak dari Seni, mengaku lega dan senang mendengar kabar keselamatan ibunya.Dia menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah yang bertindak cepat mengecek kondisi kesehatan dan keamanan Seni, termasuk membantu upaya pemulangannya ke kampung halaman.“Saya terima kasih kepada seluruh pihak, pemerintah, Kedutaan Besar, Pak Gubernur Ahmad Luthfi, dan Pak Bupati Temanggung, yang saat ini ibu saya diketahui dalam kondisi selamat, sehat, dan aman, termasuk langkah upaya memulangkan ibu saya,” kata Riki di rumahnya.Sebagai informasi, saat Riki masih berusia 3,5 tahun, Seni diketahui meninggalkan kampung halamannya di Dusun Letih, Desa Mergowati, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, untuk bekerja di Malaysia pada 2004.Setelah enam bulan di Malaysia, komunikasi Seni dengan keluarga terputus.Seni hanya sesekali mengabarkan bahwa dirinya bekerja tanpa digaji, bahkan sering dianiaya majikannya.Hingga akhirnya, sekitar dua pekan lalu, kepolisian mengungkap adanya kasus perdagangan orang yang melibatkan Seni sebagai salah satu korban.


(prf/ega)