Menanti Tuah Jokowi Effect pada PSI, antara Untung atau Buntung

2026-01-12 02:10:58
Menanti Tuah Jokowi Effect pada PSI, antara Untung atau Buntung
JAKARTA, - Setelah dua kali gagal menembus parlemen, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) agaknya kini mengharapkan tuah Presiden ketujuh Republik Indonesia Joko Widodo untuk dapat memperoleh kursi di Senayan pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 mendatang.Ketua Harian PSI Ahmad Ali mengungkapkan, Jokowi telah berjanji akan turun gunung memenangkan partai yang dibesut oleh anak bungsunya, Kaesang Pangarep, pada Pemilu 2029 mendatang."Pak Jokowi menyampaikan kepada saya, kemarin beliau berpesan untuk menyemangati saya, bahwa beliau akan bersungguh-sungguh. Nanti akan turun langsung, seturun-turunnya ke daerah, untuk membantu perjuangan pemenangan PSI," ujar Ali saat ditemui di Bandung, Jawa Barat, Jumat malam.Baca juga: Ahmad Ali: Jokowi Akan Turun Langsung ke Daerah untuk Menangkan PSITak tanggung-tanggung, Ali mengatakan, Jokowi merupakan patron bagi PSI.Menurut dia, Jokowi adalah sosok yang berhasil meniti karier politik dari bukan siapa-siapa hingga dapat menjabat sebagai presiden.Ali berharap, banyak anak muda Indonesia yang berkiprah lewat PSI dan mengikuti jejak Jokowi tersebut."Banyak anak-anak desa, anak-anak kampung yang tidak memiliki darah biru, yang tidak lahir dari keturunan ningrat, yang tidak lahir dari keluarga kaya, tetapi dia bisa sampai di puncak karena memiliki nilai karya dan integritas," kata Ali.Baca juga: PSI Jabar: Akan Ada Badai Politik Ketika Jokowi Hadir, Pemenang Partai Lain Rela Ganti Baju"Nah itu yang menjadi harapan. Kenapa kemudian PSI menjadikan Pak Jokowi sebagai patron," imbuh dia.Ali menyebutkan, sejauh ini Jokowi memang belum banyak berperan dalam kegiatan-kegiatan PSI karena memerlukan waktu untuk istirahat.Menurut Ali, Jokowi baru akan turun ke gelanggang pertarungan selepas 2027 ketika waktu mulai mendekati 2029."Insya Allah, kalau selesai rakernas 2027, mungkin ketika kick-off konsolidasi nasional, konsolidasi kedua, kita sudah akan terus memanaskan mesin, beliau sudah akan bersama-sama kita," ujar dia.Namun, apakah kehadiran Jokowi efektif mendongkrak elektabilitas PSI?Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno, menilai bahwa publik sudah mengasosiasikan PSI sebagai partainya Jokowi, bahkan bisa saja Jokowi menjadi brand ambassador bagi partai berlambang gajah tersebut.Menilik ke belakang, Jokowi punya rekam jejak sukses mendongkrak elektabilitas partai politik, yakni PDI-P yang memenangkan Pemilu 2014 dan 2019.Oleh karena itu, tak heran bila PSI begitu mengharapkan tuah Jokowi sebagaimana yang dirasakan PDI-P pada pemilu-pemilu terdahulu.Baca juga: Jokowi Janji Menangkan PSI, Pengamat: Tinggal Diuji, 2029 Nanti Masih Sakti atau Sebaliknya


(prf/ega)