Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG Prediksi Hujan Jawa Barat hingga 31 Desember 2025 di Wilayah Ini

2026-02-01 19:25:19
Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG Prediksi Hujan Jawa Barat hingga 31 Desember 2025 di Wilayah Ini
- BMKG Stasiun Geofisika Bandung memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Jawa Barat selama sepekan ke depan, terhitung mulai 24 Desember hingga 31 Desember 2025, akan didominasi cuaca berawan hingga hujan dengan potensi intensitas beragam.Prakiraan ini disampaikan sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko bencana hidrometeorologi, terutama menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.Kepala Stasiun Geofisika Bandung, Teguh Rahayu, menjelaskan bahwa terdapat sejumlah faktor atmosfer yang memengaruhi dinamika cuaca di Jawa Barat dalam periode tersebut.Salah satunya adalah keberadaan siklon tropis Grant di Samudera Hindia Selatan Barat Daya Lampung yang meski bergerak menjauhi perairan Indonesia, tetap memberikan dampak tidak langsung.Baca juga: BMKG: Ini Wilayah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang pada 28-29 Desember 2025Teguh Rahayu mengatakan, selain siklon tropis Grant, juga terpantau adanya sirkulasi siklonik di wilayah Kalimantan bagian barat. Kondisi ini berkontribusi terhadap peningkatan kecepatan angin, termasuk di wilayah Jawa Barat."Terpantau adanya belokan angin dan konvergensi yang berpengaruh terhadap pertumbuhan awan-awan hujan di Jabar," katanya, Rabu .Belokan angin dan konvergensi tersebut menjadi salah satu pemicu terbentuknya awan konvektif yang berpotensi menghasilkan hujan, baik dengan intensitas ringan hingga lebat.Fenomena ini juga dapat disertai petir dan angin kencang, terutama pada siang hingga malam hari.Baca juga: BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi hingga 4 Meter Imbas 2 Siklon TropisMenurut Rahayu, anomali suhu permukaan air laut atau sea surface temperature (SST) di perairan Jawa Barat masih terpantau cukup hangat.Kondisi ini memberikan suplai energi dan uap air yang mendukung pertumbuhan awan hujan pada skala lokal.Selain itu, kelembapan udara di wilayah Jawa Barat pada lapisan 850 hingga 700 milibar tergolong lembap, dengan kisaran antara 60 hingga 95 persen.Baca juga: BMKG: Bibit Siklon Tropis 96S Berpotensi Picu Hujan Lebat di Bali, NTB, hingga NTTKombinasi antara suhu laut yang hangat dan kelembapan udara yang tinggi ini meningkatkan peluang terjadinya hujan di berbagai wilayah."Nah, berdasarkan prediksi kondisi global, regional, dan probabilistik model diprakirakan pada sepekan ke depan umumnya cuaca di wilayah Jabar cerah berawan hingga berawan di pagi, dan siang hari berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang antara siang, sore, dan malam hari," ujar Rahayu.Untuk wilayah Bandung Raya, BMKG mencatat masih adanya pengaruh faktor lokal yang mendukung pertumbuhan awan konvektif.Kelembapan udara pada lapisan 850 mb dan 700 mb di wilayah ini berada pada kisaran 50 hingga 90 persen.Baca juga: Gempa M5,6 Guncang Enggano Bengkulu, BMKG: Akibat Subduksi Lempeng"Suhu minimum di Bandung Raya di antara 18 - 20 derajat celsius, suhu maksimum di Bandung Raya di antara 30.0 - 32 derajat celsius. Data di BMKG Bandung, tercatat suhu udara minimum terendah Desember 2025, yaitu 5 Desember 2025 sebesar 19.8 derajat celsius, suhu maksimum tertinggi pun sama di tanggal itu, yaitu 32.0 derajat celsius," katanya.Rahayu menegaskan bahwa saat ini Jawa Barat, termasuk Bandung Raya, telah memasuki musim hujan. Puncak musim hujan diperkirakan bervariasi di setiap wilayah, mulai dari November 2025 hingga Maret 2026.BMKG memetakan potensi hujan di sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Barat selama periode 24 hingga 31 Desember 2025. Berikut rinciannya:Baca juga: Berkaca Prakiraan BMKG, Legislator Minta Pemerintah Waspadai Potensi Bencana SusulanMenjelang meningkatnya aktivitas masyarakat pada periode libur akhir tahun, BMKG mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara cepat."Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, kami mengingatkan masyarakat dan pemangku kepentingan untuk selalu waspada terhadap cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu dan potensi bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem," katanya.


(prf/ega)

Berita Lainnya

Berita Terpopuler

#5

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-02-01 17:16