Pascabencana, Danau Baru Terbentuk di Celala Aceh Tengah

2026-01-12 06:10:32
Pascabencana, Danau Baru Terbentuk di Celala Aceh Tengah
TAKENGON, - Sebuah danau baru terbentuk di Kampung Blang Kekumur, Kecamatan Celala, paska terjadinya bencana hidrometeorologi di pada 26-28 November lalu.Hal itu terjadi karena sebuah batu besar yang selama ini menempel di sebuah gunung yang mengarah ke sungai, jatuh menutupi aliran air sungai pada 2 Desember 2025 lalu."Menurut keterangan sejumlah warga setempat, longsor besar di daerah aliran sungai menyebabkan sebuah batu sangat besar seperti sebuah bangunan rumah jatuh dari pengunungan, dan menutup aliran sungai sepenuhnyan," ujar Mahyuddin, Reje Kampung Arul Pertik, Kecamatan Rusip, Kabupaten Aceh Tengah, Rabu .Mahyuddin melintasi kampung itu karena awalnya dipinggir aliran sungai merupakan akses Jalan Nasional Takengon - Nagan Raya. Ia berniat untuk membeli sembako ke Kecamatan Celala, karena kampungnya masih terisolir dari ibukota kabupaten hingga saat ini.Baca juga: Masyarakat Aceh Besar Kirim Bantuan 170 Ton Logistik untuk Korban Banjir AcehTersumbatnya aliran air itu memicu terbentuknya danau baru yang diperkirakan mencapai luasan hingga 10 hektare."Permukaan air terus naik, menggenangi badan jalan dan memutuskan akses yang selama ini menjadi satu-satunya jalur penghubung antar kecamatan, bahkan jalur lintas antara Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Nagan Raya," sebut Mahyuddin.Ia mengungkapkan adanya bencana susulan memperburuk keadaan daerah yang sejak beberapa hari sebelumnya sudah berada dalam situasi darurat.Baca juga: Pertamina Gerak Cepat Pasok LPG ke Bener Meriah Aceh Gunakan Sling LoadCelala merupakan jalur utama dan menjadi harapan terakhir bagi masyarakat beberapa kecamatan di Aceh Tengah untuk memenuhi pasokan beras.Karena kawasan ini merupakan salah satu lumbung beras di daerah berhawa sejuk itu.Namun kini, wilayah tersebut belum dapat di aksea, karena longsor di beberapa titik jalan.Termasuk yang amblas membentuk genangan besar menyerupai danau, menenggelamkan sebagian jalur utama Takengon-Nagan Raya.Wilayah yang kini berubah menjadi danau tersebut sebelumnya merupakan lintasan penting bagi warga untuk mengangkut logistik dan beras dari Celala menuju kecamatan lain yang saat ini terisolasi akibat bencana. Baca juga: Pemkab Bener Meriah, Aceh Perpanjang Masa Tanggap Darurat Hingga 23 Desember 2025Dengan akses darat yang sudah tidak lagi bisa dilalui, jalur distribusi pangan menjadi sangat terganggu.Stok beras yang tersisa di Celala hanya dapat diangkut dengan cara dipanggul, melintasi jalur pegunungan yang licin dan terjal.


(prf/ega)