Respons Apresiasi Komisi III, Kakorlantas: Kebijakan Kapolri Kami Pelayan Masyarakat

2026-02-01 22:42:11
Respons Apresiasi Komisi III, Kakorlantas: Kebijakan Kapolri Kami Pelayan Masyarakat
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menegaskan seluruh jajaran Korlantas harus terus meningkatkan pelayanan publik dan mendekatkan diri kepada masyarakat. Irjen Agus mengatakan hal itu sesuai dengan kebijakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.Hal itu disampaikan Irjen Agus dalam rapat bersama Komisi III DPR RI, di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/11/2025). Mulanya, Irjen Agus menjelaskan lalu lintas merupakan cerminan budaya bangsa."Jadi ketika seseorang datang ke negara, yang akan dilihat adalah lalu lintasnya. Lalu lintas itu urat nadi kehidupan, hari ini Bapak datang ke sini, menggunakan kendaraan, menggunakan jalan, pentingnya aktivitas dan produktivitas lalu lintas, oleh sebab itu, lalin itu harus aman, tertib dan lancar," ujarnya.Irjen Agus menjelaskan, modernisasi lalu lintas tak bisa dilepaskan dari transformasi digital. Irjen Agus mengatakan saat ini Korlantas Polri terus berupaya meningkatkan digitalisasi untuk kebaikan masyarakat."Namun demikian, bahwa tugas pokok kami adalah sebagai mewujudkan lalu lintas yang aman, selamat, tertib, dan lancar, melayani masyarakat, termasuk juga pendekatan hukum," ujarnya."Kami akan memastikan bahwa saat ini, bagaimana kita sama-sama memastikan, bahwa bagaimana kita menciptakan kendaraan yang berkeselamatan, ini penting sekali, karena kaitannya dengan kecelakaan," sambungnya.Irjen Agus mengatakan Kapolri telah memberikan kebijakan yang menjadi dasar pelayanan Korlantas Polri. Di antaranya adalah transformasi organisasi, transformasi digital, hingga transformasi pelayanan publik."Yang pertama adalah transformasi organisasi, terima kasih Pak Ketua, kalau memang nanti organisasi harus besar, tentunya nanti masyarakat yang akan menilai, dan dari Komisi III juga yang akan menilai, jadi transformasi organisasi, organisasi harus besar atau kami punya prestasi yang besar untuk bisa kita tujukan kepada masyarakat," ujarnya.Irjen Agus mengatakan dalam transformasi operasional pun terus ditingkatkan. Irjen Agus meminta jajarannya tidak berada dalam ruangan, khususnya pada Sabtu dan Minggu."Yang kedua adalah transformasi operasional, kami operasional, Pak, saya perintahkan dirlantas tidak hadir di ruangan, Sabtu-Minggu harus di jalan, kami harus operasional, karena kami harus menjadi pahlawan-pahlawan keselamatan di jalan, karena hari ini saat ini dan bahkan kita berada di sini, ada kecelakaan di jalan, maka dari itu kami tetap harus operasional dari sisi kegiatan patroli dan lain sebagainya," paparnya."Yang ketiga kebijakan Bapak Kapolri adalah transformasi pelayanan publik, ini sangat penting yang tadi sudah disinggung oleh Pak Ketua, bahwa bagaimana kita menjadi pelayan untuk masyarakat, sehingga kita harus dekat dengan masyarakat, dan kita bertransformasi ke digital," sambung dia.Irjen Agus menegaskan Korlantas Polri harus terus mengedepankan slogan Polantas Menyapa. Irjen Agus mengatakan pihaknya tak pernah bangga jika harus melakukan pendekatan hukum."Jadi saat ini Pak Ketua, kami sebagai Korlantas tidak bangga untuk melakukan pendekatan hukum, tetapi kami bangga terlalu dekat dengan masyarakat, ini sudah kami buktikan dengan program Polantas Menyapa," tuturnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-02-01 20:33