- Banyak pelajar internasional langsung terpaku pada kampus-kampus populer seperti Ivy League saat merencanakan studi ke Amerika Serikat.Namun dibalik sorotan pada kampus elit, terdapat sejumlah perguruan tinggi dengan kualitas akademik tinggi, peluang riset dan karier nyata, meskipun namanya jarang disebut.Kampus-kampus seperti George Mason University, Bowdoin College, dan Scripps Institution of Oceanography (bagian dari UC San Diego) termasuk dalam kategori ini.Salah satu dari ketiga kampus tersebut merupakan kampus Zohran Mamdani, wali kota muslim pertama New York.Berikut ulasan mendalam mengapa kampus-kampus tersebut layak dipertimbangkan.Baca juga: 10 Kampus Terbaik di China untuk Pelajari AIGMU adalah universitas negeri terbesar di Virginia dan dikenal karena fleksibilitas pendidikan serta biaya yang relatif lebih rendah dibanding kampus swasta elite.Dilansir dari laman resmi GMU, Selasa , di universitas ini terdapat banyak program unggulan dan memiliki reputasi riset yang tak kalah dengan kampus elit.Kampus ini menonjol dalam bidang teknik, kebijakan publik, ilmu komputer, ekonomi, serta sains, banyak programnya masuk peringkat atas nasional.Karena letaknya dekat ibu kota AS, memberi akses besar ke peluang magang di pemerintahan, lembaga internasional, organisasi nirlaba, maupun perusahaan besar yang sangat berharga bagi mahasiswa internasional yang ingin pengalaman kerja nyata.GMU juga mendapat pengakuan sebagai kampus dengan “best value” di Virginia, artinya lulusan mendapatkan outcome karier yang kompetitif dengan biaya masuk dan biaya hidup lebih moderat dibanding kampus elit swasta.Kampus ini sangat cocok bagi kamu yang ingin hasil konkret. Jika kamu mencari universitas dengan peluang kerja dan riset nyata, tanpa harus membayar biaya tinggi dan tanpa tekanan seleksi “super ketat” seperti Ivy League, GMU bisa jadi pilihan cerdas.Baca juga: 10 Kampus Terbaik di Indonesia Versi QS Sustainability Rankings 2026, UGM Nomor 1Kampus kecil ini, dengan perhatian personal merupakan salah satu Liberal Arts College dengan kualitas akademik tinggi dan komunitas kecil.Dilansir dari laman resminya, Bowdoin memiliki jumlah mahasiswa sekitar 1.800 orang, sehingga rasio dosen-mahasiswa rendah, memungkinkan interaksi lebih intens dan pengalaman belajar yang lebih personal.Bowdoin juga menawarkan lebih dari 30 jurusan utama (major), dari biokimia, ekonomi, ilmu komputer, psikologi, sejarah, hingga sastra, memberi fleksibilitas bagi mahasiswa untuk menjelajah berbagai disiplin.Universitas ini juga memiliki reputasi akademik yang kuat meskipun “tersamar.” Walau bukan nama besar seperti Ivy League, Bowdoin sering disebut “Hidden Ivy” atau “New Ivy”.
(prf/ega)
3 Kampus “Underrated” di US, Alternatif Berkualitas Selain Ivy League
2026-01-12 17:51:54
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 17:46
| 2026-01-12 17:33
| 2026-01-12 16:14
| 2026-01-12 16:06
| 2026-01-12 16:00










































