Hans Patuwo Resmi Pimpin GOTO, Analis: Momentumnya Tepat

2026-01-13 10:14:56
Hans Patuwo Resmi Pimpin GOTO, Analis:  Momentumnya Tepat
JAKARTA, - Pemegang saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menyetujui seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), termasuk pengangkatan Hans Patuwo sebagai Direktur Utama Perseroan menggantikan Patrick Walujo.RUPSLB yang diselenggarakan pada 17 Desember 2025 tersebut membahas tujuh agenda. Agenda itu mencakup pengunduran diri Pablo Malay dan Winato Kartono dari jabatan Komisaris, pengunduran diri Patrick Walujo sebagai Direktur Utama, serta pengunduran diri Ade Mulyana dari posisi Direktur.Selain itu, rapat juga mengesahkan pengangkatan Andre Soelistyo dan Santoso Kartono sebagai Komisaris, serta menunjuk Hans Patuwo sebagai Direktur Utama Perseroan.Baca juga: Hans Patuwo Resmi Jadi CEO GOTO, Ini Susunan Direksi dan Komisaris TerbaruDari seluruh agenda yang disetujui, pergantian pucuk pimpinan GOTO menjadi perhatian utama pelaku pasar. Penunjukan Hans Patuwo untuk melanjutkan kepemimpinan Patrick Walujo dinilai berlangsung pada momentum yang tepat.“Patrick telah membangun fondasi yang kuat dari sisi profitabilitas. Tugas Hans ke depan adalah melakukan akselerasi hingga mencapai bottom-line yang positif. Momentumnya tepat, apalagi Hans sudah memahami betul model bisnis GOTO,” ujar analis Mirae Asset Sekuritas Farras Farhan.Sebelum ditunjuk sebagai Direktur Utama, Hans Patuwo menjabat sebagai Chief Operating Officer dan Presiden On-Demand Services (ODS) GOTO. Ia juga pernah menjabat Chief Operating Officer Gojek pada 2018 dan memimpin GoTo Financial pada 2021.“Pengalaman Hans bersama GOTO sangat ekstensif. Ia pernah memimpin Gojek dan GoPay yang menjadi dua mesin utama GOTO dalam mendorong pertumbuhan dan profitabilitas. Dengan pengalaman tersebut, Hans dinilai tepat memimpin GOTO karena benar-benar memahami model bisnisnya,” tambah Farras.Ia berharap penunjukan Hans sebagai pemimpin baru perusahaan teknologi terbesar di Indonesia ini dapat menjadi sentimen positif bagi pasar. Ke depan, Hans disebut akan berfokus pada penguatan eksekusi strategi jangka panjang.Saat ini, GOTO memasuki fase baru setelah mencatatkan laba sebelum pajak disesuaikan sebesar Rp62 miliar pada kuartal III-2025.Pelaku pasar berharap proses suksesi kepemimpinan yang berjalan mulus ini dapat mempercepat langkah Perseroan menuju pencapaian laba bersih positif dalam waktu dekat.Kinerja positif tersebut turut ditopang oleh capaian Perseroan sepanjang 2025. Pada periode Januari–September 2025, GOTO mencatat pertumbuhan pendapatan dan perbaikan profitabilitas yang signifikan.Dalam sembilan bulan pertama 2025, pendapatan bersih GOTO mencapai Rp13,3 triliun atau tumbuh 13,99 persen secara tahunan. Sementara itu, EBITDA berbalik positif dari rugi Rp1,2 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya menjadi Rp816 miliar.Adapun EBITDA Grup yang disesuaikan menembus Rp 1,3 triliun, meningkat dari posisi rugi Rp 79 miliar tahun lalu. Seiring capaian tersebut, GOTO menaikkan proyeksi kinerja setahun penuh 2025 menjadi kisaran Rp 1,8 triliun–Rp 1,9 triliun, dari sebelumnya Rp 1,4 triliun–Rp 1,6 triliun.Baca juga: Isu Merger GOTO-Grab, Telkom: Kami Blum Punya Direction Tertentu...


(prf/ega)