Hidran Pemadam di Jembatan Suramadu Diduga Hilang, DPRD Jatim: Mari Jaga Fasilitas Publik

2026-01-12 06:45:54
Hidran Pemadam di Jembatan Suramadu Diduga Hilang, DPRD Jatim: Mari Jaga Fasilitas Publik
BANGKALAN, - Hidran pemadam kebakaran yang diletakkan di pagar Jembatan Suramadu, Jawa Timur diduga hilang. Hal itu mendapat sorotan dari berbagai pihak salah satunya anggota DPRD Jatim.Ketua Komisi D DPRD Jawa Timur (Jatim), Abdul Halim mengatakan, pasca Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura (BPWS) dibubarkan pada tahun 2020 lalu, pengawasan di Jembatan Suramadu mulai minim."Setelah BPWS bubar, Jembatan Suramadu minim pengawasan dan perawatan. Saat ini, kewenangannya ada di beberapa kementerian," ujar Abdul Halim, Kamis .Meski begitu, menurut dia, adanya peristiwa hilangnya hidran tersebut merupakan tanggung jawab bersama. Sebab, seluruh masyarakat harus memiliki kesadaran untuk menjaga fasilitas publik itu bersama-sama."Fasilitas publik itu seperti milik kita sendiri. Mari kita saling jaga fasilitas yang ada tersebut," katanya.Baca juga: Hujan Lebat di Tengah Jembatan Suramadu, Pengendara Diminta WaspadaApalagi, dia mengatakan, hidran pemadam kebakaran di Jembatan Suramadu merupakan hal yang sangat penting. Sebab, keberadaan hidran bisa mempercepat proses mematikan api saat terjadi kebakaran di atas jembatan."Itu sangat penting karena jika terjadi kecelakaan yang mengakibatkan kebakaran, proses pemadaman bisa dilakukan lebih cepat," ujar Abdul Halim.Dia pun berharap, seluruh masyarakat bisa ikut bersama-sama mengawasi dan menjaga serta merawat fasilitas publik yang ada di manapun."Saya harap ini merupakan kejadian terakhir. Kalau bukan kita yang sadar untuk ikut menjaga, kedepan kerugian akan ditanggung kita sendiri. Mari jaga fasilitas publik di manapun," katanya.Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Suramadu, Benny menyebut bahwa kejadian hilangnya sejumlah fasilitas di Suramadu bukan kejadian pertama.Sebab, menurut dia, sebulan lalu rambu jembatan juga hilang dan pelaku terekam CCTV."Kalau untuk hidran saya baru tahu info itu hari ini. Kemungkinan itu di titik yang tidak bisa terjangkau oleh CCTV," ujar Benny.Baca juga: Mobil Boks Es Krim Pecah Ban dan Terguling di Jembatan Suramadu, 2 Orang Dibawa ke RS


(prf/ega)