Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyatakan belum ada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ditutup permanen. Hal ini lantaran 100 persen dari SPPG yang sempat mengalami insiden keracunan MBG telah melakukan perbaikan-perbaikan secara maksimal."Enggak ada (SPPG yang ditutup permanen). 100 persen setelah mengalami kejadian akhirnya membaik," kata Dadan di Kantor BGN, Jakarta Pusat dilansir Antara, Selasa .Dadan menegaskan, seluruh SPPG yang pernah mengalami insiden keamanan pangan terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak pernah mengalami kejadian yang berulang.Advertisement"Jadi yang pernah mengalami kejadian, mereka langsung melakukan perbaikan dan evaluasi, sehingga alhamdulillah, yang pernah mengalami insiden keamanan pangan itu malah lebih baik," ujar Dadan.Ia mengemukakan, prosedur yang dilakukan oleh BGN selama ini yakni menghentikan sementara SPPG yang mengalami insiden kejadian luar biasa (KLB) MBG. Sejauh ini, seluruh SPPG terbukti terus bekerja dan melakukan perbaikan-perbaikan yang signifikan.
(prf/ega)
Kepala BGN: Belum Ada SPPG Ditutup Permanen Buntut Keracunan, 100% Sudah Lebih Baik
2026-01-11 03:29:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 04:07
| 2026-01-11 02:36
| 2026-01-11 02:09
| 2026-01-11 02:08
| 2026-01-11 01:41










































