JAKARTA, – Pengemudi mobil matik kadang masih ragu memanfaatkan engine brake saat membutuhkan perlambatan kendaraan.Padahal engine brake tetap tersedia di transmisi otomatis dan bisa dimanfaatkan untuk membantu pengereman, terutama ketika melaju di turunan panjang atau butuh kontrol kecepatan yang lebih stabil.Baca juga: Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Saat Libur Natal dan Tahun BaruTraining Director Jakarta Defensive Driving Center (JDDC), Jusri Pulubuhu, menjelaskan bahwa pada dasarnya mobil matik tetap memiliki fungsi engine brake meskipun cara kerjanya berbeda dengan transmisi manual.Dok. Humas PT. Jasamarga Gempol Pasuruan Volume kendaraan di jalan Tol Gempol-Pasuruan mengalami kenaikan di libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Minggu "Pada mobil matik, engine brake sebenarnya sudah terjadi ketika pengemudi melepas pedal gas. Saat gas diangkat, mobil akan mengalami perlambatan sebagaimana engine brake pada motor matik dengan CVT, cukup lepas gas, maka engine brake bekerja," kata Jusri kepada Kompas.com, Selasa ."Namun, kadang engine brake yang terjadi tidak sesuai dengan kebutuhan. Jika membutuhkan engine brake yang lebih besar, saat melakukan pengereman pengemudi bisa memindahkan posisi tuas transmisi ke gigi yang lebih rendah," katanya.Jusri mengatakan, jika memang butuh engine brake lebih besar maka bisa pidahkan tuas ke posisi lebih rendah misal D2 atau D1, atau bisa juga pakai pisisi gir L untuk model yang lebih baru.Baca juga: Sepeda Motor Masih Jadi Moda Transportasi Paling Rawan Saat Libur Nataru"Ketika tuas sudah dipindah sambil menekan rem, lalu rem dilepas, engine brake akan bekerja lebih kuat. Pada kondisi ini, posisi gigi akan “tertahan” di gigi tertentu selama proses perlambatan," katanya.KOMPAS.COM/Muchamad Dafi Yusuf Mobil L300 yang ditumpangi 21 pelajar TK terlibat kecelakaan di turunan Silayur, Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu . "Karena itu, caranya sederhana. Bagi yang tidak ingin memikirkan sisi teknisnya, cukup saat mengerem pindahkan tuas ke gigi 2 (D2), lalu lepas rem," katanya.Baca juga: Jangan Abaikan Sinyal Lelah! Cegah Kecelakaan di Jalan"Engine brake akan bekerja, RPM naik tetapi transmisi tidak naik gigi. Jika kondisi darurat dan engine brake dari posisi 2 (D2) masih kurang, bisa dipindahkan lagi ke gigi 1 (D1)," ujarnya.Dengan teknik ini, mobil tidak langsung berpindah ke gigi lebih tinggi meski kecepatan kembali meningkat, sehingga efek perlambatan bisa terasa lebih kuat dan stabil.Engine brake juga membantu meringankan kerja rem agar tidak cepat panas dan mengurangi risiko brake fade saat berkendara di jalur ekstrem.
(prf/ega)
Begini Cara Memanfaatkan Engine Brake di Mobil Transmisi Matik
2026-01-12 08:42:11
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 09:13
| 2026-01-12 08:34
| 2026-01-12 07:55
| 2026-01-12 07:44










































