Hangi, Cara Masak Bawah Tanah ala Suku Maori di Selandia Baru

2026-01-12 06:07:12
Hangi, Cara Masak Bawah Tanah ala Suku Maori di Selandia Baru
BEKASI, - Penduduk asli Selandia Baru alias masyarakat suku Maori punya tradisi masak di bawah tanah bernama hangi.Teknik memasak hangi mengharuskan masyarakat suku Maori menggali tanah untuk mematangkan bahan makanan.Chef Kia Kanuta menunjukan langsung cara masak bawah tanah ala Maori saat hadir dalam acara Cooking Experience Hangi X Bubigi di Sekolah Seniman Pangan Bekasi, Rabu .Koki keturunan asli suku Maori tersebut menggunakan hangi untuk memasak daging ayam, sayuran, dan ubi jalar.Baca juga: Timbungan, Teknik Masak Khas Bali yang Jadi Tantangan di MasterChef Indonesia"Di tempat asal saya, di bagian Utara, kami cenderung menggunakan boga bahari (seafood) karena lokasinya cukup dekat dengan pantai, tetapi semakin ke daratan, protein yang digunakan untuk hangi makin berbeda," kata Chef Kia.Sejumlah masyarakat suku Maori juga biasa menggunakan daging babi, ayam, maupun domba saat melakukan hangi.Sebagai pelengkap cita rasa, hangi dibuat menggunakan horopito dan kawakawa, dua tanaman asli Aotearoa."Horopito mirip dengan szechuan, tapi berasal dari Selandia Baru. Daunnya sangat pedas," kata Chef Kia.Baca juga: Confit, Teknik Masak Perancis untuk Awetkan Makanan dengan MinyakAdapun kawakawa merupakan tanaman obat yang umum tumbuh di banyak tempat dan biasa diseduh sebagai teh maupun digunakan untuk memasak.Terlepas dari jenis protein yang digunakan dalam hangi, bagi Chef Kia, ada tiga hal penting yang tidak boleh terlewat saat melakukan teknik masak bakar batu ala Maori."Tiga hal itu adalah bahan makanan, batu yang harus panas, dan waktu menata atau menyusun makanan," tegasnya.Kompas.com/Krisda Tiofani Hangi merupakan teknik memasak tradisional suku Maori di Selandia Baru. Untuk menyiapkannya, masyarakat Maori perlu menggali tanah terlebih dahulu sebelum menata bahan makanan dan batu panas.Bila kondisi batu yang digunakan kurang panas, bahan makanan sulit matang dalam waktu ideal.Baca juga: 5 Cara Masak Ikan Beku, Pilih Teknik Masak yang CocokSebab batu panas ini digunakan sebagai pengganti api untuk mematangkan semua bahan makanan di lubang bawah tanah."Selanjutnya, kalau terlalu lama memasukan bahan makanan ke dalam (lubang), suhu panasnya akan cepat turun. Hanya ada waktu dua sampai tiga menit untuk menyusun makanan," sambung Chef Kia.Dalam hangi, masyarakat Maori biasanya mengandalkan daun-daun kering, daun pisang, kain basah, dan alumunium foil sebagai pembungkus makanan.Semua bahan ini berfungsi menjaga makanan tetap hangat dari batu panas yang diletakan di bagian terbawah dan paling atas lubang.Baca juga: Apa Itu Saute, Teknik Masak yang Sering Disebut di MasterChef?Kompas.com/Krisda Tiofani Makanan yang dimasak menggunakan hangi, teknik memasak tradisional suku Maori di Selandia Baru. Untuk menyiapkannya, masyarakat Maori perlu menggali tanah terlebih dahulu sebelum menata bahan makanan dan batu panas."Itu sebabnya, perlu tim saat membuat hangi. Setidaknya membutuhkan dua orang untuk menyusun bahan dan menutup lubangnya dengan sempurna," kata Chef Kia.Pekerjaan ini biasanya menjadi tanggung jawab laki-laki, sementara para perempuan bertugas menyiapkan bahan yang akan dimasak.Laki-laki bertugas memanaskan batu, menyusun bahan makanan, hingga menutup lubang bawah tanah dengan sempurna agar makanan matang menyeluruh.Menurut Chef Kia, waktu ideal hangi berjalan sekitar empat hingga lima jam. Terbilang cukup lama karena betul-betul hanya mengandalkan panas dari batu.Baca juga: Mengenal Teknik Broiling, Teknik Masak Menggunakan Suhu TinggiMasyarakat Selandia Baru maupun turis asing tidak selalu bisa melihat proses hangi, apalagi mencoba makanan dari teknik masak ini.Kompas.com/Krisda Tiofani Chef Kia Kanuta menunjukan langsung cara masak bawah tanah ala Maori saat hadir dalam acara Cooking Experience Hangi X Bubigi di Sekolah Seniman Pangan Bekasi, Rabu ."Sayangnya, tidak ada restoran di Selandia Baru yang menjual makanan hangi, tetapi kamu bisa menemukan makanan ini dalam momen tertentu," kata Chef Kia.Hari-hari besar, seperti Hari Waitangi dan Imlek menjadi kesempatan besar bagi turis asing untuk mencicipi kenikmatan masakan ini. Perayaan momen besar ini biasanya berlangsung selama satu pekan.Baca juga: Apa Itu Aburi, Teknik Masak Makanan Setengah Matang Khas Jepang?Namun, bagi masyarakat suku Maori, menyiapkan hangi bukanlah hal mustahil. Tradisi ini biasa dilakukan saat kumpul keluarga.Ketika ada yang berulang tahun, menikah, maupun acara spesial lain yang dirayakan oleh masyarakat suku Maori.Sebab bagi mereka, hangi bukan sekedar teknik memasak, melainkan kesempatan berharga untuk menghabiskan waktu bersama orang tersayang, sambil menyiapkan makanan untuk dinikmati bersama.Baca juga: Kenapa Teknik Masak Betutu Hanya Dipakai untuk Mengolah Unggas?


(prf/ega)