JAKARTA, - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan sebanyak 36 kecamatan di Indonesia belum memiliki pusat kesehatan masyarakat (puskesmas).Kondisi itu merupakan masalah yang harus diselesaikan pemerintah, lantaran Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan primer di tingkat kecamatan.Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes, Maria Endang Sumiwi, menyebut Indonesia saat ini memiliki 10.300 Puskesmas, termasuk 2.652 yang berstatus terpencil dan sangat terpencil. Namun jumlah tersebut belum cukup untuk menjangkau seluruh wilayah secara merata.Baca juga: 10.300 Puskesmas Tersebar di RI, tapi Masih Ada yang Jaraknya 2 Jam dari DesaDari 10.300 Puskesmas, 2.652 unit berada di kawasan terpencil dan sangat terpencil, serta melayani kawasan dalam kategori Daerah Tertinggal, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK).Meskipun jumlahnya terlihat besar, kapasitas tersebut belum sepenuhnya ideal. Berdasarkan standar Kementerian Kesehatan, satu puskesmas seharusnya melayani maksimal 30.000 penduduk.Namun, saat ini terdapat 160 kabupaten/kota yang memiliki rasio pelayanan di atas batas ideal tersebut, sehingga puskesmas di daerah-daerah ini berada dalam kondisi beban kerja berlebih alias overload.“Jadi kita memiliki 10.300 Puskesmas di seluruh Indonesia, 10.300 ini termasuk 2.652 yang kategori Puskesmas terpencil dan sangat terpencil, dan melayani di kawasan DTPK,” ujar Maria saat rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi IX DPR RI, Kamis .“Namun dari 10.300 itu kita melihat, kalau sesuai standar kita, satu Puskesmas bisa menangani 30.000 orang. Sekarang ada 160 kabupaten/kota yang sudah rata-ratanya di atas satu banding 30.000, sehingga ini relatif overload,” paparnya.Baca juga: Kemenkes Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1-S2, Simak PersyaratannyaPersoalan tak sampai di situ saja, Maria mengaku terdapat 1.175 Puskesmas yang menghadapi rasio pelayanan tinggi karena harus melayani hingga 30.000 penduduk per unit.Kondisi geografis juga menjadi tantangan, sebab masih ada 268 Puskesmas yang membutuhkan waktu tempuh lebih dari dua jam dari desa terjauh di wilayah kerjanya.Menurutnya, kondisi-kondisi seperti ini akan menjadi fokus perbaikan pemerintah, terutama melalui upaya mengurangi ketimpangan akses dan meningkatkan distribusi fasilitas kesehatan di wilayah yang masih tertinggal.“Kita masih punya 36 kecamatan tanpa Puskesmas. Ada 1.175 Puskesmas yang rasionya itu cukup tinggi ya, satu banding 30.000. Dan masih ada 268 Puskesmas dengan waktu tempuh di atas dua jam untuk desa terjauhnya. Nah ini yang di bawah ini yang nanti kami akan terus mengurangi puskesmas-puskesmas keadaan-keadaan seperti ini,” beber Maria.
(prf/ega)
Masih Ada 36 Kecamatan Tanpa Puskesmas, Kemenkes Akui Layanan Kesehatan Dasar Belum Merata
2026-01-12 05:45:50
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:19
| 2026-01-12 05:02
| 2026-01-12 04:57
| 2026-01-12 04:24
| 2026-01-12 03:54










































