- Bencana banjir dan tanah longsor melanda Desa Sitolubahal dan Desa Robean, Kecamatan Purba Tua, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Selasa .Sebanyak 60 rumah warga di Desa Sitolubahal terendam banjir sejak pukul 11.00 WIB, akibat curah hujan tinggi yang memicu luapan air sungai.Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP Siti Rohani Tampubolon mengatakan banjir terjadi akibat air Sungai Aek Mahassan tak mampu menahan debit air."Akibat curah hujan yang tinggi mengakibatkan air sungai Aek Mahassan meluap dan menggenangi sekitar 60 rumah warga yang berada di Desa Sitolubahal," ujar AKBP Siti Rohani, dikutip Tribun Medan.Air setinggi sekitar 70 sentimeter masih merendam sejumlah rumah warga. Petugas kepolisian dan pemerintah daerah masih melakukan evakuasi.Baca juga: Ribuan Rumah di Tapanuli Tengah Terendam Banjir, 4 Orang TewasSelain banjir, tanah longsor menyebabkan dua rumah warga tertimbun di Desa Robean. Sementara, satu keluarga dilaporkan sempat tertimpa reruntuhan yang menyebabkan empat orang luka-luka. Di lokasi yang sama, dua pohon tumbang turut menghambat akses warga.Warga yang terdampak sementara dievakuasi ke salah satu rumah penduduk untuk menunggu penanganan lanjutan."Untuk sementara korban masih dievakuasi di salah satu rumah warga menunggu evakuasi ke Puskesmas Janjiangkola untuk menerima penanganan medis lebih lanjut. Ketinggian air mencapai 70 cm," kata AKBP Siti.Ia juga mengimbau warga yang tinggal dekat sungai dan tebing agar segera mengungsi."Anggota memberikan himbauan kepada masyarakat agar selalu waspada dan bagi masyarakat yang tinggal di dekat aliran sungai dan tebing untuk mengungsi," lanjutnya.Baca juga: Banjir dan Longsor Meluas, Agam Tanggap Darurat dan Liburkan SekolahDilansir Antara, Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara mencatat empat wilayah di provinsi tersebut mengalami tanah longsor pada Senin . Wilayah terdampak meliputi Kota Sibolga, Kota Gunungsitoli, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Kabupaten Nias Selatan. Di Kota Sibolga, longsor menutup akses Jalan II Nomensen, Kecamatan Sibolga Timur. Di Kabupaten Tapanuli Selatan, longsor melanda Kecamatan Angkola Sangkunur dan Kecamatan Angkola Barat.Baca juga: Banjir Tak Kunjung Surut, Warga Sidoarjo Keluhkan Solusi yang Tak Kunjung DatangJalan lintas penghubung ke Kabupaten Mandailing Natal putus total sepanjang 37 meter dengan kedalaman 9 meter.Di Nias Selatan, jalan lintas antar kabupaten di Kecamatan Hilimegai dan Onolalu mengalami gangguan, sementara satu rumah di Kecamatan Fanayama rusak berat.Di Kota Gunungsitoli, longsor berdampak pada Kecamatan Gunungsitoli Selatan dan Gunungsitoli Idanoi, mengakibatkan jalan lintas kilometer 12 di Desa Hiligodu Ombolata terganggu.Sebagian artikel telah tayang di Kompas.com dengan judul: Banjir di Tapanuli Utara, 60 Rumah Terendam dan 1 Keluarga Luka-luka Imbas Rumah Tertimbun Longsor.
(prf/ega)
Banjir dan Longsor Melanda 2 Desa di Tapanuli Utara, 60 Rumah Terendam
2026-01-12 03:44:53
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 03:52
| 2026-01-12 03:00
| 2026-01-12 02:47
| 2026-01-12 02:47










































