Balita Hilang di Makassar Ditemukan di Jambi, Pelaku Penculikan Ditangkap

2026-02-01 18:56:58
Balita Hilang di Makassar Ditemukan di Jambi, Pelaku Penculikan Ditangkap
MAKASSAR, — Bilqis Ramdhani, balita berusia 4 tahun yang sempat dinyatakan hilang hampir kurang lebih sepekan, akhirnya ditemukan dalam keadaan sehat oleh polisi.Berdasarkan informasi sementara, Bilqis ditemukan di Provinsi Jambi. Kabar itu sudah beredar luas di berbagai platform media sosial, pada Sabtu .Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana membenarkan bahwa Bilqis telah ditemukan. Namun ia mengaku belum bisa memberikan keterangan lebih jauh."Hari Senin saya rilis (konferensi pers), yah. Termasuk detail pengungkapannya," kata Arya saat dikonfirmasi, Sabtu malam.Baca juga: Motif Penculik Anak SD di Semarang, Kasih Uang Rp 12.000 Disuruh MemijatSelain berhasil mengungkap keberadaan Bilqis, Arya tidak menampik bahwa polisi telah mengamankan beberapa orang yang diduga pelaku penculikan."(Nanti konferensi pers) bersama berapa tersangka semuanya," ucapnya.Sebelumnya, beredar rekaman kamera pengawas atau CCTV yang memperlihatkan seorang wanita yang diduga pelaku penculikan anak. Video itu viral di media sosial.Dalam video tersebut tampak wanita mengenakan kaos hitam menggandeng tiga anak di pinggir jalan.Salah satu anak yang dibawa merupakan Bilqis Ramdhani yang beberapa hari lalu dilaporkan hilang.Baca juga: Penculik Balita di Toserba Bandung DitangkapAyah Bilqis, Dwi Nurmas (34), membenarkan bahwa salah satu anak dalam video itu adalah putrinya yang hilang sejak Minggu ."Rekaman CCTV yang viral itu, iya benar itu anak saya, satu dari tiga anak yang dalam video itu anak saya. Saya tidak kenal itu yang bawa," kata Dwi kepada awak media, Rabu .Dwi menceritakan, anaknya dinyatakan hilang saat berada di sekitar Taman Pakai Sayang, Jalan A P Pettarani, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar."Saya sedang berada di lapangan tenis, mau olahraga sambil melatih. Terus anak saya itu bermain di pinggiran lapangan, sebelum saya melatih masih sama saya, tapi setelah itu dia izin mau bermain di sebelah (lapangan). Tapi tidak lama saya panggil sudah tidak ada," ungkap Dwi.Baca juga: Dikepung Warga, Penculik Bayi 7 Bulan di Dompu NTB Berhasil Ditangkap Polisi Ia menjelaskan, rekaman CCTV yang memperlihatkan wanita misterius membawa Bilqis diambil dari bilangan Jalan Pelita Raya, tidak jauh dari taman tersebut."Ini sudah empat hari (hilang), sudah saya melapor. Tidak ada masalah keluarga, saya sudah dimintai keterangan oleh polisi," ujar Dwi.Dwi juga mengungkapkan bahwa selama anaknya hilang, beberapa orang misterius menghubunginya dan meminta sejumlah uang.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 12 Tahun 2025 yang mengatur Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang ditanggung pemerintah untuk kendaraan listrik tertentu.Namun, penghentian insentif diprediksi membuat penjualan BEV pada tahun depan melambat.“Tentu itu akan merubah penjualan mobil listrik, apalagi saat ini kondisi ekonomi kita masih menantang. Penggerak roda industri otomotif kan pada middle income class,” ujar Yannes saat ditemui belum lama ini.Meski begitu, Yannes menekankan bahwa pasar kendaraan elektrifikasi secara keseluruhan belum tentu melemah.“Total segmentasi BEV kemungkinan akan melambat, tetapi pertumbuhan kelak akan digerakkan BEV rakitan lokal ya,” lanjutnya.Meski begitu, Yannes menilai pasar kendaraan elektrifikasi secara keseluruhan belum tentu melemah. Segmen hybrid electric vehicle (HEV) diperkirakan akan tumbuh, karena menawarkan kombinasi efisiensi bahan bakar tanpa kekhawatiran jarak tempuh.“Segmentasi HEV akan sangat subur, karena konsumen rasional akan memilih HEV sebagai safe haven. Efisiensi BBM ada, range anxiety nol,” ujar Yannes.Ia menambahkan, untuk menjaga momentum pertumbuhan kendaraan listrik, peran kelas menengah menjadi kunci.“PR kita pertama adalah menaikkan middle income class kita. Ekonomi tolong buktikan bisa tembus 5,4 persen tahun ini dan 6 persen di tahun depan,” kata Yannes.Baca juga: Mobil Listrik Indonesia: BYD Dominasi, Jaecoo dan Wuling Bersaing/Adityo Wisnu Mobil hybrid Rp 300 jutaan“Dan janji di 2029 tercapai, yaitu 8 persen. Itu baru kita bisa belanja dengan enak lagi,” tutupnya.Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil berbasis baterai sepanjang 2025 mencatat pertumbuhan signifikan.Dari Januari hingga November 2025, wholesales BEV telah mencapai 82.525 unit, naik 113 persen dibanding periode sama tahun lalu.Segmen PHEV juga mencatat lonjakan luar biasa, meningkat 3.217 persen menjadi 4.312 unit, sementara mobil hybrid mengalami pertumbuhan 6 persen, dari 53.986 unit pada periode sama tahun lalu menjadi 57.311 unit.

| 2026-02-01 18:49