Mengapa Google Doodle Hari Ayah Nasional 2025 Bergambar Tumbuhan?

2026-01-12 02:19:53
Mengapa Google Doodle Hari Ayah Nasional 2025 Bergambar Tumbuhan?
- Di Hari Ayah Nasional yang jatuh pada tanggal 12 November 2025, laman pencarian Google turut merayakan dengan menampilkan Google Doodle.Melalui "doodle" unik ini, Google pun mengajak pengguna untuk mengingat sosok ayah lewat pesan sederhana namun menyentuh.Pada tampilan halaman utama mesin pencarian, terdapat ilustrasi pohon dan tunas sederhana yang meliuk membentuk tulisan “Google” dengan gaya lukisan cat air.Sementara pada tampilan hasil pencarian, terdapat huruf “G” dari logo Google yang terlihat menumbuhkan tunas atau daun kecil.Baca juga: Asal Usul Tradisi Google Doodle, Keisengan Pendiri Google Saat CutiUniknya, justru tidak ada visual sosok ayah yang tergambar pada tampilan Google Doodle hari ini.Lantas, mengapa Google Doodle di Hari Ayah 2025 justru menggunakan tema tumbuhan?Dalam visual Google Doodle Hari Ayah 2025 ini, terdapat makna yang mendalam, yang menggambarkan tentang peran ayah.“This Doodle celebrates Father’s Day! Thank you to all of the dads who helped us grow (Doodle ini merayakan Hari Ayah! Terima kasih kepada semua ayah yang telah membantu kami tumbuh) ” tulis Google. Baca juga: Google Doodle Rayakan Kemerdekaan Indonesia 2025 dengan Pacu JalurSehingga, penggunaan visual tumbuhan pada Google Doodle Hari Ayah 2025 merepresentasikan peran ayah dalam membantu anak-anaknya tumbuh, memberi perlindungan, dan menanamkan nilai-nilai kehidupan.Melalui visual ini, Google mengajak untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada semua ayah yang telah berperan membantu generasi baru tumbuh dengan cinta dan bimbingan.Hari Ayah Nasional diperingati oleh masyarakat Indonesia setiap tanggal 12 November.Hal ini berbeda dengan peringatan Father’s Day atau Hari Ayah internasional yang dirayakan pada setiap hari Minggu ketiga bulan Juni.Sejarah Hari Ayah Nasional dimulai dari Perkumpulan Putra Ibu dan Ayah (PPIP) di Surakarta yang menilai perlunya perayaan untuk menghargai peran ayah, layaknya perayaan Hari Ibu yang jatuh setiap 22 Desember.PPIP lantas melakukan audiensi ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surakarta untuk menyusun agenda peringatan Hari Ayah di Indonesia.Setelah dilakukan audiensi, PPIP menggelar deklarasi di Pendapa Gede Balai Kota Solo yang juga digelar pada saat yang sama oleh beberapa anggota PPIP lain di Maumere, Flores, dan Nusa Tenggara Timur.


(prf/ega)