Diplomasi Kubah Indonesia di Delta Mekong, Simbol Hubungan 70 Tahun RI-Vietnam

2026-01-15 02:33:52
Diplomasi Kubah Indonesia di Delta Mekong, Simbol Hubungan 70 Tahun RI-Vietnam
– Di tengah hiruk-pikuk komunitas muslim minoritas di Long Xuyen, Provinsi An Giang, Vietnam, kini berdiri tegak Masjid Salamad, sebuah monumen hasil diplomasi filantropi dan soft power Indonesia. Proyek bernama Masjid Salamad Indonesia itu diresmikan pada Jumat sekaligus menjadi penanda 70 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Vietnam.Proyek tersebut diwujudkan melalui orkestrasi Humanitarian Forum Indonesia (HFI) bersama anggotanya, yakni Dompet Dhuafa, Human Initiative, Rumah Zakat, Baznas RI, DT Peduli dan Lazismu.Direktur Eksekutif HFI 2022-2025 Surya Rahman mengatakan, total dana yang disalurkan pada proyek itu mencapai 5.672.050.000 dong (VND). Hal ini tentu mencerminkan trust publik Indonesia terhadap diplomasi filantropi ke luar negeri.Dia menyebutkan, Masjid Salamad diproyeksikan dengan konsep multifungsi. Selain menjadi pusat salat dan pelaksanaan Hari Besar Islam, masjid ini juga didesain sebagai pusat pendidikan, pusat pelatihan ekonomi, kemandirian hingga halal hub bagi komunitas. Baca juga: Bawa Kehangatan bagi Penyintas Banjir Aceh, Dompet Dhuafa dan Parfi 56 Turun ke Dapur UmumMeskipun fondasi politik sudah kuat, proses konstruksi dilakukan selama 18 bulan. Hal ini menjadi bukti bahwa pelaksanaan proyek tidak luput dari berbagai tantangan.Salah satunya, masih ada stigma Islam di Vietnam sebagai agama intoleran hingga belum padunya kalangan tokoh muslim lokal dalam mengembangkan dakwah ke depan.Selain itu, pembangunan tersebut juga dilakukan saat musim topan Mekong tiba. Alhasil kontraktor kesulitan mendapatkan material konstruksi dengan standar kualitas Indonesia dan spesifikasi desain Islam.Kontraktor lokal Masjid Salamad, Nguyen Chau berpendapat, di luar hal tersebut, kenaikan harga material di lokal menjadi tantangan tersendiri pembangunan. Namun, tantangan tersebut tidak membuat langkah surut. Charge D’affaires/Head of Mission, Embassy of the Republic of Indonesia di Hanoi Jane Runkat, mengatakan, hal itu membuktikan adanya upaya harmoni hubungan Indonesia-Vietnam yang berkelanjutan. Baca juga: Dompet Dhuafa Bersama M Bloc dan Is Pusakata Gelar Konser Amal untuk Sumatera dan Aceh"Kami turut bahagia berada pada kesempatan terbaik hari ini," ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis .Jane juga menyambut baik proyek tersebut dan menggarisbawahi komitmen Vietnam untuk mendukung kebebasan beragama.Lebih lanjut, Jane menekankan, peresmian itu menjadi penanda 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Vietnam, memberikan dimensi baru pada persaudaraan strategis kedua negara.Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komite Rakyat Provinsi An Giang, Le Van Phuoc berharap dapat terus memperkuat hubungan dan kerja sama langsung antara An Giang dan Indonesia.Salah satunya adalah untuk mempromosikan kekuatan bersama dan lebih jauh mengokohkan kemitraan yang baik antara kedua negara.Baca juga: Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan Darurat untuk Korban Kebakaran Tai Po, Hong Kong


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-15 01:31