SMGR Pasok 10.000 Ton Semen untuk Pembangunan Jembatan Kabanaran

2026-02-02 08:59:22
SMGR Pasok 10.000 Ton Semen untuk Pembangunan Jembatan Kabanaran
JAKARTA, - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) memasok 10.000 ton semen untuk pembangunan Jembatan Kabanaran yang telah diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 19 November 2025 lalu.Jembatan Kabanaran terbentang sepanjang 2,3 kilometer di jalur lintas selatan Jawa, menghubungkan Kabupaten Kulon Progo dengan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.Sebelum jembatan dibangun, pengguna jalan harus memutar sejauh 15 kilometer dengan waktu tempuh hingga 30 menit.Corporate Secretary Semen Indonesia, Vita Mahreyni, mengatakan bahwa selama masa pembangunan proyek konstruksi yang menjadi salah satu infrastruktur strategis dalam memperkuat konektivitas kawasan selatan Pulau Jawa tersebut, Semen Indonesia memasok produk semen UltraPro untuk mendukung berbagai tahapan pembangunan, mulai dari struktur bawah (bored pile dan pile cap) yang menyalurkan beban ke tanah, hingga struktur atas (kolom, balok, dan deck) yang menopang dan mendistribusikan beban jembatan.Baca juga: 300.000 Jembatan Rusak, Prabowo Minta Mahasiswa Teknik DikerahkanIa menyatakan bahwa kontribusi Semen Indonesia dalam proyek pembangunan Jembatan Kabanaran merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap program pembangunan infrastruktur nasional, khususnya di wilayah selatan Daerah Istimewa Yogyakarta.“Kami berkomitmen menyediakan produk berkualitas dan layanan terbaik untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur strategis. Jembatan Kabanaran tidak hanya memperkuat konektivitas antar daerah, tetapi juga memberikan dampak sosial ekonomi yang besar bagi masyarakat, mulai dari akses transportasi yang lebih efisien hingga mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan kegiatan ekonomi di kawasan pesisir,” ujar Vita dalam keterangan resmi, Minggu .Dari sisi desain, ia menjelaskan bahwa Jembatan Kabanaran dibangun dengan konsep Multi-Arch Bridge yang menggabungkan Corrugated Steel Plate (CSP) dan mortar busa, sehingga menghasilkan struktur yang kuat sekaligus memiliki tampilan elegan dan futuristik.Keindahan jembatan ini diperkuat dengan ornamen khas Yogyakarta, seperti ikon gunungan yang merepresentasikan filosofi kehidupan, serta motif sulur keris dan batik nitik yang melambangkan keterbukaan budaya.Gerbang berbentuk joglo pada sisi jembatan turut menegaskan identitas budaya Yogyakarta dan memperkuat daya tarik visual kawasan pesisir selatan Bantul.Selain memperkuat konektivitas transportasi, kehadiran Jembatan Kabanaran diyakini akan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi dan pariwisata kawasan selatan DI Yogyakarta.Jembatan ini membuka akses ke lahan pertanian seluas 2.164 hektar di Kecamatan Galur, mendukung peningkatan produksi pertanian hingga 9.143 kuintal sayur dan buah setiap tahunnya, serta mendorong peningkatan hasil perikanan di Kecamatan Srandakan sebesar 13 ton per tahun.Vita menyebut bahwa produk semen UltraPro memiliki keunggulan dalam kemudahan aplikasi, waktu kering optimal, kuat lentur tinggi, serta hasil akhir yang lebih padat dan tahan lama.”Produk ini juga telah digunakan dalam berbagai proyek prestisius di Indonesia, seperti LRT Jakarta, Jakarta International Stadium, Jalan Tol Trans Sumatra, Yogyakarta International Airport, Thamrin Nine Highrise Building, dan Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCIC),” ungkap dia.Lebih lanjut, Vita menyampaikan bahwa Semen Indonesia sebagai BUMN penyedia bahan bangunan terbesar di Indonesia akan terus berperan aktif dalam pembangunan infrastruktur nasional melalui penyediaan produk berkualitas tinggi dan ramah lingkungan.“Kami menjamin kelancaran pasokan bahan bangunan untuk menyukseskan proyek strategis nasional dengan kualitas dan kuantitas produk yang tetap terjaga. Melalui inovasi berkelanjutan, Semen Indonesia berkomitmen mendukung pembangunan yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat,” tutup Vita.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Hans Patuwo bukan sosok baru di lingkungan GoTo. Ia telah bekerja hampir delapan tahun di ekosistem Gojek, GoPay, dan GoTo. Ia bergabung dengan Gojek pada 2018 sebagai Chief Operating Officer, dengan fokus pada penguatan operasional dan ekosistem mitra driver.Pada 2021, Hans dipercaya memimpin unit bisnis yang kemudian berkembang menjadi GoTo Financial. Di posisi tersebut, ia mengawasi peluncuran layanan pinjaman dan pengembangan aplikasi GoPay, yang kini menjadi salah satu platform fintech terbesar di Indonesia.Baca juga: KPPU Denda TikTok Rp 15 Miliar Karena Telat Lapor Akuisisi TokopediaAwal 2024, Hans ditunjuk sebagai Chief Operating Officer GoTo dan bertanggung jawab atas strategi grup serta proyek migrasi cloud perusahaan. Perannya kembali diperluas pada Juli 2025, ketika ia dipercaya sebagai Presiden On-Demand Services.Sebelum bergabung dengan Gojek, Hans memiliki pengalaman internasional dengan bekerja di Amerika Serikat, China, dan Singapura. Ia juga pernah menjabat sebagai Partner di firma konsultan manajemen global McKinsey.YouTube.com/Gojek Goto, layanan Gojek dan Tokopedia.Penunjukan CEO baru ini terjadi di tengah sorotan pasar terhadap arah strategis perusahaan hasil merger antara Gojek dan Tokopedia itu.Berdasarkan laporan Bloomberg, saham GoTo tercatat naik sekitar 20 persen sepanjang kuartal ini di Bursa Efek Indonesia, mengungguli kinerja sejumlah perusahaan ride-hailing dan pengantaran global.Kenaikan saham tersebut terjadi menjelang Rapat Umum Pemegang Saham yang menjadi momen penting bagi arah strategis perusahaan, termasuk persetujuan pengangkatan Hans Patuwo sebagai CEO baru.Meski saham GoTo menguat, valuasi perusahaan masih jauh dari masa awal IPO. Kapitalisasi pasar GoTo kini berada di bawah 5 miliar dollar AS, turun drastis dari puncaknya yang sempat menembus 30 miliar dollar AS pada 2022.

| 2026-02-02 07:12