Jakarta - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan alasan pemerintah belum menetapkan banjir di Sumatra sebagai darurat bencana nasional.Prasetyo mengatakan pemerintah merasa penanganan banjir Sumatra sudah cukup masif dilakukan dengan mengrerahkan semua sumber daya yang dimiliki negara."Jadi berkenaan dengan masalah status itu banyak pertimbangan dan sampai hari ini kita merasa, pemerintah merasa bahwa dengan penanganan yang cukup masif, semua sumber daya nasional dikerahkan, nah itu sementara pilihan yang diambil," kata Prasetyo di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, Rabu .AdvertisementDia menyebut ada banyak pertimbangan yang tak dapat disampaikan dibalik alasan pemerintah tak menetapkan banjir Sumatra sebagai darurat bencana nasional. Prasetyo menilai hal terpenting adalah pemerintah bekerja keras menangani bencana banjir di Sumatra."Ya, banyak lah kan banyak pertimbangan ya. Ada hal-hal yang tidak bisa juga disampaikan ya. Pertimbangan-pertimbangan tersebut, yang paling penting adalah bukan masalah statusnya (darurat bencana nasional), tapi sekali lagi adalah masalah penanganannya," ujarnya.Prasetyo memastikan pemerintah pusat akan terus mendukung pemerintah daerah menangani banjir Sumatra dan dampaknya. Bahkan, Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan agar Dana Siap Pakai atau cadangan pemerintah dipergunakan untuk menangani bencana."(Anggaran) Cukup. Jadi kan di dalam APBN itu ada yang namanya Dana Siap Pakai yang memang diperuntukkan untuk kesiapsiagaan kebencanaan," tutur Prasetyo.Sebelumnya, Bencana banjir bandang Sumatra di sejumlah wilayahnya, pemerintah pusat tak menetapkan status bencana nasional. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian pun menjelaskan alasannya.
(prf/ega)
Pemerintah Belum Tetapkan Banjir Sumatra Darurat Nasional, Mensesneg: Yang Penting Penanganannya
2026-01-12 06:01:01
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:59
| 2026-01-12 04:28
| 2026-01-12 03:49










































