Banjir 2 Meter Rendam Aceh Utara Lumpuhkan Pabrik Pupuk PIM dan Paksa Pasien RS Prime Dievakuasi

2026-01-12 06:39:23
Banjir 2 Meter Rendam Aceh Utara Lumpuhkan Pabrik Pupuk PIM dan Paksa Pasien RS Prime Dievakuasi
LHOKSEUMAWE, - PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh menghentikan operasional pabrik akibat banjir yang merendam kawasan tersebut sejak beberapa hari terakhir.Pantauan Kompas.com, sebagian area pabrik nyaris terendam dengan ketinggian air lebih dari dua meter.Vice Presiden Tanggungjawab Sosial dan Lingkungan dan Humas PT Pupuk Iskandar Muda Saiful Rakjab menyebut penghentian operasional menjadi langkah pengamanan karena sejumlah kendala teknis dan akses.“Untuk saat ini, operasional pabrik dihentikan sementara sebagai langkah pengamanan karena keterbatasan akses air, utilitas pendukung, serta kondisi eksternal yang belum memungkinkan dilakukan operasi secara normal,” kata Saiful, Kamis .Baca juga: Banjir Aceh Utara: Status Darurat, 2 Warga Tewas dan 3 Orang Terseret Arus BanjirPenghentian sementara dilakukan untuk mencegah kerusakan peralatan, menjaga keselamatan pekerja, dan memastikan stabilitas sistem produksi.Dampak banjir juga dirasakan pada pendistribusian pupuk dari pabrik. Akses jalan menuju lokasi distribusi terputus. Meski demikian, PIM menyebut stok pupuk di pabrik serta di Gudang Lini dua dan Lini tiga masih aman, hanya penambahannya yang terkendala.“Perusahaan juga terus berkoordinasi intensif dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan pemulihan akses distribusi dapat dipercepat,” ujarnya.Selain menghentikan aktivitas pabrik, PIM juga mengevakuasi karyawan dan keluarga dari kompleks perumahan perusahaan. Evakuasi turut dilakukan terhadap pasien dan tenaga medis di Rumah Sakit Prima Inti Medika (RS Prime).“Seluruh korban terdampak saat ini berada di lokasi aman yang telah disiapkan perusahaan,” terang Saiful.Baca juga: Gubernur Mualem Minta Bantuan Helikopter Polda Aceh untuk Distribusi Logistik BanjirJika kondisi membaik dan banjir surut, perusahaan akan melakukan inspeksi menyeluruh fasilitas pabrik, memeriksa utilitas dan jaringan pendukung, menguji ulang peralatan produksi, serta menormalkan distribusi pupuk secara bertahap.PIM menegaskan komitmennya menjaga keselamatan pekerja dan keluarga sekaligus memastikan pasokan pupuk nasional tetap aman.Sebelumnya, banjir merendam sejumlah daerah di Aceh, termasuk Kabupaten Aceh Timur, Kota Lhokseumawe, Kabupaten Bireuen, Kota Langsa, Pidie, Pidie Jaya, dan Kabupaten Aceh Utara.


(prf/ega)